Tips Mengelola Dana Darurat dengan Aman

Agar dana darurat cukup hingga tua.
Dana Darurat

Sudah menyiapkan dana darurat? Menyiapkan dana darurat memang dua kali lebih sulit dibanding menabung. Meski begitu, dana darurat perlu dikumpulkan untuk keuangan yang sehat dan seimbang.

Dana darurat sendiri adalah dana yang kamu siapkan untuk berbagai kejadian tidak terduga, seperti terkena musibah, kehilangan pekerjaan, atau sakit keras. Karena tujuan dana yang penting ini, kamu perlu menyiapkan uang yang nilainya bisa tiga hingga dua belas kali lipat pengeluaran bulananmu.

Nah, selain mengumpulkan uang, ada lagi yang lebih sulit lho, yakni mengelola dana tersebut dengan baik. Disiplin mengumpulkan dan mengelola uang menjadi kunci kamu bisa memiliki jumlah dana darurat yang mencukupi hingga tua.

Lalu, bagaimana cara mengelola uang tersebut? Kamu bisa mengikuti cara sederhana berikut ini. 

Hitung Jumlah Dana Darurat yang Dibutuhkan

Dana Darurat

Jika kamu menyiapkan jumlah uang yang tepat, situasi darurat bisa diatasi lebih baik dan cepat. Selain itu, mengetahui dengan baik jumlah dana darurat yang diperlukan, membantu keuangan kamu tetap rapi.

Nilai dana darurat yang ideal bisa berbeda untuk setiap orang, tergantung pada jumlah pengeluaran setiap bulan. Namun, idealnya untuk orang yang belum menikah minimal siapkan dana darurat sebesar tiga kali pengeluaran.

Untuk kamu yang sudah menikah, tapi belum mempunyai anak, siapkan dana minimal enam kali pengeluaran. Sementara untuk kamu yang sudah menikah dan memiliki anak bisa menyiapkan dana darurat sebesar dua belas kali pengeluaran.

Jadi, ketahui terlebih dahulu nilai pengeluaran bulanan kamu. Setelah itu, kalikan tiga hingga dua belas kali untuk tahu jumlah uang yang diperlukan. 

Lalu, apakah boleh mengumpulkan uang lebih dari yang dianjurkan? Tentu saja boleh. Lebih banyak, lebih baik. Namun, berapa pun itu, kamu perlu menyesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan finansial saat ini agar kebutuhan lain tidak terganggu.

Di Mana Sebaiknya Kamu Simpan Dana Darurat?

Dana Darurat

Setelah mengetahui jumlah yang harus dikumpulkan, mulailah memisahkan uang setiap bulan. Pisahkan 5% hingga 10% dari gaji untuk dana darurat. Jika perlu, buat rekening bank baru khusus untuk menyimpan dana tersebut.

Penempatan dana darurat tidak hanya sampai di situ. Dana darurat memang sebaiknya mudah diakses dan diambil kapan pun. Namun, uang tersebut bisa lebih menguntungkan jika kamu investasikan. Apalagi hasil investasi bisa menambah jumlah uang untuk dana darurat.

Karena itu, tidak ada salahnya untuk menempatkannya di sejumlah produk investasi. Kamu bisa memilih produk investasi yang sesuai dengan tujuan dan profil risikomu. Misalnya saja, deposito yang memberikan sejumlah bunga, tapi berisiko kecil. 

Bisa juga reksadana pasar uang atau alihkan uang ke emas batangan. Untuk kedua produk ini, perlu diingat kamu mungkin bisa saja merugi. Untuk reksa dana pasar uang bisa mengalami penurunan, sementara emas batangan memiliki harga yang sangat fluktuatif.

Pantau Terus Nilai Dana Darurat

Dana Darurat

Meski tidak harus dilihat setiap saat, kamu tetap perlu mengecek nilai dana darurat di rekening bank milikmu. Selain bisa mengetahui berapa kekurangan uang, kamu juga bisa lebih termotivasi untuk mengumpulkan uang.

Terlebih jika dana tersebut sudah pernah digunakan untuk suatu keperluan. Kamu harus memulai lagi untuk mengumpulkan uang dan memastikan kamu mencapai jumlah yang ditargetkan. 

Memantau secara rutin juga bisa menjadi bahan pengingat untuk diri sendiri bahwa masih ada rencana dan target yang belum diselesaikan. Dengan begitu, kamu tidak akan sembrono menggunakan uang dan lebih disiplin dalam berhemat.

Pahami Pentingnya Dana Darurat

Dana Darurat

Kebanyakan orang tidak menyiapkan dana darurat karena tidak tahu dan memahami pentingnya memiliki dana tersebut. Dana darurat bahkan bisa dibilang lebih penting daripada asuransi atau investasi karena dana tersebut merupakan prioritas pertama yang perlu disiapkan.

Seperti yang disebutkan, dana ini bisa digunakan untuk situasi mendesak yang membutuhkan sejumlah uang, baik dalam jumlah besar, ataupun sedikit. Walau kamu bisa saja menggunakan uang bulanan, keuangan kamu bisa menjadi berantakan.

Uang untuk kebutuhan lain bisa saja terpakai dan akhirnya kamu kesulitan. Belum lagi jika nominal yang dibutuhkan cukup besar, tetapi kamu tidak memiliki simpanan. Kamu bisa saja berutang dan menambah beban keuanganmu.

Dengan fungsi dana darurat yang sangat signifikan dalam keuangan, kamu tidak boleh mengabaikannya. Tanamkan dalam diri keseriusan untuk mengumpulkannya. Dengan disiplin dan tekad yang kuat, dana darurat pasti bisa terkumpul dan bahkan bertambah lebih banyak di masa depan.

Mulai Siapkan dari Sekarang

Dana Darurat

Kapan sebaiknya kamu mulai mengumpulkan uang untuk dana darurat? Jawabannya sedini mungkin lebih baik. Karena kejadian yang tidak diinginkan bisa terjadi kapan saja, mengumpulkannya dari sekarang merupakan langkah yang tepat.

Jadi, jika sebelumnya kamu tidak tahu, setelah membaca ini, segera anggarkan uang untuk dana darurat. Mulailah dari sisa jajan uang bulan ini atau kalau tidak ada, mulai anggarkan uang untuk bulan depan.

Tidak perlu besar, bisa mulai dari 5% dari penghasilan kamu. Nilai tersebut bisa bertambah tergantung pada kebutuhan dan kemampuan finansial kamu. Yang terpenting, jangan sampai kamu tidak memiliki dana untuk situasi mendesak.

 

=========

Seiring bertambah umur dan jumlah keluarga, total uang yang perlu dikumpulkan bisa saja semakin besar. Karena itu, mengumpulkan dari sekarang bisa sangat membantu di masa depan. 

Setidaknya, kamu masih bisa mengumpulkan uang dalam nominal kecil dan juga memiliki jangka waktu yang panjang.

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *