Ini Banyak Tabungan yang Harus Dimiliki di Setiap Tahap Kehidupan!

Sudah mulai menabung?
Tabungan yang Harus Dimiliki

Selama ini kita selalu dianjurkan untuk menabung berapa pun usiamu, tapi pernahkah kamu berpikir berapa jumlah tabungan yang harus dimiliki di setiap tahap kehidupan? Adakah jumlah tertentu yang harus dimiliki?

Tenang, jangan langsung khawatir terlebih dahulu kamu tidak akan bisa mencapainya. Memang akan lebih baik jika jumlah uang yang kamu tabung bertambah seiring dengan pertambahan usia, namun yang terpenting adalah menjaga agar keuanganmu tetap seimbang. 

Jadi, walau kamu tidak bisa menabung banyak, setidaknya kamu tetap punya tabungan. Selain itu, kamu selalu berusaha meningkatkan keuanganmu dengan menabung lebih banyak atau berinvestasi.

Jadi, seperti apa baiknya kamu menabung di setiap tahap kehidupanmu?

Ketika Memulai Kerja

Tabungan yang Harus Dimiliki

Awal memulai kerja itu artinya awal kamu mengelola keuanganmu sendiri. Ini juga awal kamu menerima gaji. Usia memulai kerja umumnya sekitar 20 tahunan, usia yang masih sangat produktif untuk mendapatkan banyak penghasilan.

Awal bekerja dan usia muda ini merupakan pondasi awal keuanganmu di masa depan. Jadi, sangat penting untuk mengelola uang dengan baik. Jika kamu belum terbiasa menabung, jadikan momentum memasuki dunia kerja sebagai awal memulai kebiasaan menabung.

Ingat, kebiasaan baik yang kamu lakukan di usia muda akan berpengaruh untuk keuanganmu di masa depan. Jadi, menabung sejak dini akan memberi manfaat besar untukmu kelak. Tidak perlu besar, tabungan yang harus dimiliki bisa didapat dengan mengalokasikan 10% dari gaji bulanan kamu.

Bisa juga, kamu menargetkan 25% dari total pendapatan tahunan yang kamu hasilkan. Jika kamu tidak menabung dalam jumlah besar tidak perlu khawatir. Di usia ini, kamu akan melakukan banyak pengeluaran untuk menunjang aktivitas dan kehidupanmu.

Namun, karena beban tanggung jawab yang belum besar, pastikan kamu selalu menabung setiap bulannya. Untuk memudahkan kebiasaan menabung, kamu bisa menentukan jumlah uang yang harus ditabung dan pisahkan sejak awal. Dengan begitu, tidak ada lagi cerita milenial tidak punya tabungan.

Kamu juga bisa mengevaluasi gaya hidup dan pengeluaran yang dilakukan. Mulai membiasakan diri berbelanja hanya berdasarkan kebutuhan juga tidak ada salahnya diterapkan sejak muda. Uang bisa lebih banyak dihemat dan kamu pun bisa lebih bijak dalam mengeluarkan uang.

Saat Sudah Berkeluarga

Tabungan yang Harus Dimiliki

Berapa tabungan yang harus dimiliki di tahap ini? Usia untuk berkeluarga bisa pertengahan 20-an atau awal 30-an. Di usia ini seharusnya pendapatan yang kamu miliki sudah lebih stabil dibanding ketika memulai kerja. Selain stabil, gaji yang didapat bisa juga lebih besar. Tabungan yang harus dimiliki seharusnya meningkat.

Meski begitu, pendapatan yang lebih besar sebanding dengan pengeluaran yang harus dilakukan. Karena di usia ini, umumnya orang-orang yang sudah menikah memiliki tanggung jawab lebih. Kamu dan pasangan bisa saja sudah punya anak. 

Belum lagi, rencana keuangan bersama yang ingin diwujudkan, seperti membeli rumah, kendaraan, atau biaya pendidikan anak. Semua kebutuhan ini membutuhkan jumlah uang yang tidak sedikit. Jadi, bukannya tidak mungkin, kamu akan lebih sulit untuk menabung.

Oleh sebab itu juga, kamu perlu menabung sejak muda atau memulai kerja selagi belum memiliki banyak tanggung jawab. Meski sulit untuk menabung, kamu perlu tetap mengusahakannya.

Kamu bisa menabung dengan target nilai gaji yang didapat selama satu tahun. Bisa juga, targetkan nilai tabunganmu dua kali lebih banyak dari total pendapatan setahun dalam lima tahun. Misal, gaji kamu dalam satu tahun mencapai Rp100 juta, dalam lima tahun kamu sudah bisa menabung sebanyak Rp200 juta.

Di usia ini, kamu juga harus lebih serius menyiapkan dana pensiun. Jangan lupa juga, siapkan dana darurat yang mencapai 12 kali atau lebih dari pengeluaranmu. Hal ini karena kamu sudah menikah dan memiliki anak.

Kamu juga bisa membuat beberapa jenis tabungan yang harus dimiliki berdasarkan tujuan keuangan. Misal, tabungan untuk pendidikan anak dan tabungan hari tua. Pisahkan tabungan ini agar kamu bisa lebih mudah memantau perkembangannya.

Usia Menjelang Pensiun

Tabungan yang Harus Dimiliki

Di usia ini, berapa tabungan yang harus dimiliki? Meski masih belum terbayang, masa pensiun perlu disiapkan dari sekarang.

Usia menjelang pensiun, badan sudah tidak sekuat selagi muda. Kamu bisa saja lebih mudah terserang penyakit. Dana untuk kesehatan pun bisa lebih mahal di masa depan. Jadi, tidak ada salahnya untuk menabung lebih banyak.

Idealnya, kamu bisa memiliki empat hingga enam kali lebih banyak dari total gajimu dalam setahun. Jumlah yang banyak, bukan? Namun, jika mengingat biaya yang lebih mahal di masa depan, tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari, tapi juga untuk kesehatan, jumlah ini bahkan bisa saja belum mencukupi.

Jadi, jika kamu bisa menabung lebih banyak sangat dianjurkan. Tabungan yang sudah kamu siapkan sejak muda ini, di masa depan bisa sangat berguna untukmu. Uang tersebut bisa menjadi dana pensiun, dana darurat, ataupun uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Apa pun fungsinya bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan kelak di masa depan. Di usia ini, seharusnya kamu sudah tidak lagi mengkhawatirkan biaya untuk anak-anakmu. 

Jadi, uang bisa dialokasikan untuk ditabung sebagai persiapan pensiun. Karena sudah tidak banyak tanggung jawab, uang yang disimpan pun bisa lebih banyak.

==========

Tabungan yang harus dimiliki tidak perlu terlalu berfokus pada nilai atau angka. Kamu bisa berfokus pada persentase yang perlu ditabung dari gajimu setiap bulan atau tahun. Dengan begitu, kamu tidak perlu merasa tertekan jika target tabungan tidak tercapai. 

Yang terpenting, pastikan di setiap tahap kehidupan, kamu mengevaluasi jumlah tabungan dan sesuaikan dengan tujuan keuangan!

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *