5 Tips Menyusun Rencana Keuangan untuk Resolusi Tahun Baru

Menyusun rencanakan keuangan bisa lebih mudah.
Resolusi Tahun Baru

Pergantian tahun sudah dekat, apa kamu sudah mulai membuat resolusi tahun baru?

Meskipun Desember belum berakhir, tidak ada salahnya merencanakan apa yang harus dilakukan di tahun yang akan datang.

Merencanakannya dari sekarang bisa membuat resolusi tersebut lebih matang, terutama dalam hal keuangan karena banyak yang harus disiapkan.

Lalu, apa saja yang harus dilakukan untuk menyusun rencana keuangan di tahun depan?

Kamu harus mulai dengan melihat kembali keuanganmu di tahun ini. Kenapa begitu? Lihat tips lengkapnya berikut ini.

1. Lakukan Evaluasi Keuangan

Resolusi Tahun Baru (2)

Sebelum membuat resolusi tahun baru, ada baiknya kamu melakukan evaluasi keuangan di tahun ini.

Mulai dari menghitung penghasilan dan pengeluaran lalu mencatat utang serta aset yang dimiliki. Selain itu, lihat apakah rencana keuangan sebelumnya tercapai atau tidak.

Evaluasi ini penting untuk memetakan rencana keuangan di tahun berikutnya.

Dengan adanya perhitungan ini, kamu juga bisa melihat pilihan keuangan yang dilakukan selama satu tahun ini.

Kamu bisa menilai apakah perilakumu masih konsumtif atau tidak, malas mewujudkan resolusi atau tidak, dan seterusnya.

Setelah evaluasi ini, kamu tentunya tahu apa kekurangan yang harus diperbaiki di tahun depan, serta tindakan apa saja yang diperlukan untuk meningkatkan atau memperbaiki kondisi keuangan.

[Baca: 6 Barang yang Selalu Menjadi Incaran Saat Harbolnas ]

2. Gunakan Metode SMART

Resolusi Tahun Baru (3)

Smart yang dimaksud merupakan singkatan dari spesifik, measurable, achievable, relevan, dan time- related. Jika dijabarkan, berikut penjelasan setiap bagian.

a. Spesifik: tetapkan rencana keuangan yang spesifik dan jelas agar kamu bisa fokus, misal tahun 2019 kamu  akan membeli mobil. Dengan resolusi tahun baru tersebut, tetapkan langkah-langkah nyata untuk mencapainya.

b. Measurable: tujuan yang dibuat haruslah bisa dinyatakan dalam satuan uang, waktu, atau ukuran lainnya. Dengan begini, target yang ditentukan bisa lebih mudah dicapai.

c. Achievable: buatlah resolusi yang realistis dan mungkin dicapai dengan kemampuan finansial dan perkiraan pendapatan kamu di masa depan. Jangan membuat resolusi yang terlalu besar dan abstrak sehingga kamu sendiri sulit menentukan langkah awal.

d. Relevan: pastikan resolusi yang dibuat sesuai dengan kebutuhan dan prioritas hidupmu. Jangan membuat resolusi yang tidak ada manfaatnya untuk diri sendiri.

e. Time- related: tentukan batas waktu untuk mewujudkannya. Jika apa yang direncanakan mustahil terwujud dalam satu tahun, tentukan besarnya uang dalam kurun waktu tertentu. Bisa juga targetkan apa yang harus dicapai dalam satu tahun ini. Adanya batas waktu, membuat kamu bersemangat dan tidak malas-malasan dalam merealisasikannya.

3. Jangan Menunda

Resolusi Tahun Baru (4)

Jika sudah ada rencana keuangan yang dibuat, segera mulai realisasikan meski tahun baru masih dalam hitungan hari.

Tidak perlu menunggu tahun berganti, apalagi jika resolusi keuangan sebelumnya sudah tidak bisa dilakukan.

Lebih baik kamu mulai melakukan rencana keuangan untuk tahun depan.

Lebih cepat memulainya akan lebih baik karena kamu mempunyai waktu yang lebih panjang.

[Baca: 7 Kesalahan dalam Membuat Resolusi Tahun Baru ]

4. Catat Setiap Aktivitas Keuangan

Resolusi Tahun Baru (5)

Resolusi keuangan sering tidak terpantau karena kamu tidak ingat setiap aktivitas keuangan yang dilakukan.

Oleh sebab itu, catat setiap transaksi dan aktivitas berkenaan dengan keuangan, misal jumlah uang yang berhasil dikumpulkan tiap bulannya atau perkembangan jumlah tabungan.

Jika mencatat di buku menyulitkan, manfaatkan aplikasi atau memo yang tersedia di ponsel.

Dengan begitu, kapan pun dan di mana pun, kamu bisa mencatat jika ada transaksi keuangan penting.

5. Evaluasi Perkembangan Secara Berkala

Resolusi Tahun Baru (6)

Selain tidak tercatat, resolusi keuangan sering tidak berkembang karena tidak tahu pencapaian yang sudah berhasil dilakukan.

Oleh sebab itu, periksalah perkembangan keuanganmu secara berkala, entah itu setiap satu bulan atau enam bulan.

Setelah melakukan evaluasi, perbarui langkah dan tindakan yang harus dilakukan sesuai dengan keadaan dan kebutuhan saat itu.

Dengan begini, resolusi keuangan bisa lebih mungkin diwujudkan.

[Baca: 7 Resolusi Wajib Tahun Baru yang Harus Kamu Miliki ]

 

=========

Selain membuat resolusi yang baik, kamu juga harus memiliki keinginan yang kuat untuk menerapkan dan mewujudkannya.

Bukan hanya rencana, melainkan rencana yang dituliskan dan diwujudkan!

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *