Gaji Kecil Juga Bisa Investasi, Ini 4 Pilihan Produknya!

Kamu juga bisa investasi!
Gaji Kecil

Masih banyak orang beranggapan investasi membutuhkan dana dalam jumlah besar.

Oleh sebab itu, orang-orang yang merasa memiliki gaji kecil tidak melirik sedikit pun kemungkinan untuk berinvestasi. Apa kamu salah satunya?

Tidak dipungkiri sejumlah produk investasi memang mahal, tapi bukan berarti semua produk investasi harus dibeli dengan uang yang banyak.

Lalu, apa ada produk investasi untuk orang-orang dengan gaji kecil? Pastinya ada.

Kamu hanya perlu mencari tahu dan memahami jenis-jenis produk investasi yang dipilih serta risiko yang dimilikinya.

Dengan begitu, kamu bisa memilih produk investasi yang sesuai dengan penghasilan.

Empat produk investasi ini bisa menjadi informasi awal untuk kamu yang ingin berinvestasi meski gaji pas-pasan.

1. Tabungan Berjangka

Gaji Kecil

Sesuai dengan namanya, produk ini “memaksa” kamu untuk menabung setiap bulan. Kenapa begitu?

[Baca: 4 Cara Berinvestasi dengan Gaji Kecil ]

Karena tabungan berjangka memiliki sistem penarikan secara autodebet sehingga uang akan dipotong dari gaji secara otomatis setiap bulannya.

Menariknya, setoran awal untuk tabungan berjangka ini bisa dimulai dari Rp100 ribu-an.

Uang tersebut harus diberikan setiap bulan selama jangka waktu yang sudah ditentukan.

Jangka waktu untuk tabungan berjangka bisa 1 hingga 10 tahun.

Cara ini merupakan cara yang mudah dan terjangkau untuk banyak orang, terutama yang merasa memiliki gaji kecil.

Sistem autodebet juga bisa membuat orang menjadi disiplin dalam menabung.

Kamu juga bisa mendapat keuntungan dengan bunga yang lebih tinggi daripada tabungan biasa.

2. Deposito

Gaji Kecil

Sekilas, deposito tidak berbeda jauh dengan tabungan berjangka. Bedanya, setoran uang di muka menjadi penentu kamu bisa mendepositokan uang atau tidak.

[Baca: Agar Gaji Tak Lewat Begitu Saja, Ini 4 Tips Atur Gaji untuk Kamu ]

Jika tabungan berjangka bisa dalam beberapa ratus ribu, untuk deposito diperlukan uang sekitar Rp8-10 juta.

Keduanya juga memiliki periode waktu penyimpanan, tetapi bunga yang didapat akan berbeda.

Untuk yang ingin meraih keuntungan lebih, deposito pilihan yang tepat karena memiliki bunga yang lebih tinggi daripada tabungan berjangka.

3. Reksa Dana

Gaji Kecil

Produk investasi satu ini juga bisa dimulai dengan ratusan ribu rupiah. Dengan uang Rp100 ribu setiap bulannya, kamu sudah beirnvestasi reksa dana.

Ada empat jenis reksa dana yang bisa dicoba, yakni reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham.

[Baca: Investasi Bodong, Kenali Ciri-Cirinya ]

Untuk memulainya, kamu bisa mencari informasi terlebih dahulu atau mendatangi bank dan perusahaan manajamen investasi untuk bahan pertimbangan.

4. Emas Batangan

Gaji Kecil

Nah, jika kamu ingin investasi jangka panjang dengan dana yang terbatas, kamu bisa pilih emas batangan.

Alokasikan uang setiap bulannya lalu beli emas batangan secara rutin setiap satu bulan atau beberapa bulan sekali.

Untuk meringankan, kamu bisa membeli emas batangan dalam gram kecil.

Saat ini, ukuran terkecil yang bisa kamu beli di pasaran ialah 0,5 gram sehingga harganya bisa lebih terjangkau.

Jika 0,5 gram dirasa terlalu kecil, ada juga emas batangan 1 gram yang bisa dibeli.

Emas batangan ini bisa disimpan untuk waktu yang lama atau setidaknya 5 hingga 10 tahun sebelum dijual kembali untuk mewujudkan tujuan investasimu.

Dalam jangka waktu tersebut, harga emas bisa sudah mengalami kenaikan sehingga ketika dijual, kamu akan mendapatkan keutungan dari selisih harga beli dan jual.

Menguntungkan, bukan? Kamu bisa beli emas dalam gram kecil dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus berinvestasi dan mendapatkan keuntungan setelah beberapa tahun.

 

==========

Kamu perlu ingat, selain jumlah uang yang didapatkan setiap bulannya, pengaturan uang memainkan peran penting bisa tidaknya kamu berinvestasi.

Oleh sebab itu, daripada banyak mengeluh, lebih baik periksa kembali keuangan dan hilangkan sumber-sumber pengeluaran yang tidak penting.

Dengan begitu, ada ruang atau sisa uang yang bisa kamu alokasikan untuk investasi.

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *