Ini Perbedaan Menabung dan Investasi yang Perlu Kamu Tahu

Sudah punya tabungan dan investasi?
Perbedaan Menabung dan Investasi

Apa ada perbedaan menabung dan investasi? Jika berpikir keduanya sama, kamu perlu memikirkannya kembali. Menabung dan investasi bisa dibilang dua kata yang sudah sangat umum di masyarakat. Namun, bukan berarti keduanya sama, lho. 

Selain kata yang umum, kegiatan menabung juga sudah sangat lama mengakar di masyarakat kita. Sementara investasi meski sudah banyak dan lama orang lakukan, kegiatan ini semakin menarik minat masyarakat di era milenial ini.

Dengan semakin tingginya pemahaman akan keuangan dan juga demi menyiapkan masa tua yang lebih baik, kini sudah tidak sedikit orang yang memulai investasi. Meski bentuk dan skala investasi yang dilakukan bisa berbeda, setidaknya saat ini orang-orang sudah tidak lagi anti atau takut untuk mencoba.

Keduanya baik dan dianjurkan, tapi apa perbedaannya? Pahami lebih lanjut di sini agar mengelola uang bisa lebih mudah dan maksimal.

Apa itu Definisi Menabung dan Investasi?

Perbedaan Menabung dan Investasi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan. Sementara menabung menurut KBBI adalah kegiatan menyimpan uang.

Lebih lanjut, menabung merupakan kegiatan memisahkan sebagian uang untuk disimpan dengan harapan dapat digunakan kapan pun saat dibutuhkan. Sementara investasi dilakukan untuk mengembangkan uang dan aset kekayaan. Seseorang yang berinvestasi bisa menyiapkannya untuk jangka pendek, menengah, atau panjang.

Investasi memiliki nilai uang tertentu yang harus kamu tanam, jumlahnya bisa besar atau kecil dan jumlah tersebut akan memengaruhi besaran nilai keuntungan yang diterima. Sementara menabung, bisa kamu tetapkan berapa pun sesuai dengan keadaan finansial dan bisa dilakukan kapan pun.

Perbedaan Keduanya yang Perlu Kamu Tahu

Perbedaan Menabung dan Investasi

Meski keduanya baik, menabung dan investasi memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Keadaan keuangan bisa lebih baik jika memahami perbedaan keduanya. 

Dengan begitu, kamu bisa mengalokasikan nilai yang tepat untuk investasi dan tabungan. Harapannya tentu saja agar bisa mempermudah kamu mencapai tujuan keuangan saat ini atau di masa depan.

Jadi, apa saja perbedaan menabung dan investasi

Keduanya Merupakan Kegiatan Menyimpan Uang

Selain perbedaan, menabung dan investasi juga memiliki persamaan, yakni keduanya merupakan kegiatan menyimpan uang. Perbedaannya, ada pada cara mengelola uang, bentuk, nilai keuntungan, hingga fungsi yang dimiliki.

Saat menabung, kamu bisa menyimpannya di bank atau di rumah. Keuntungan menyimpan uang di bank tentunya lebih aman dan adanya bunga. Sementara investasi, bisa dilakukan di bank, membeli instrumen investasi, ataupun di pasar saham. 

Menabung merupakan kegiatan yang sudah ditanamkan sejak kecil. Kita diajarkan dengan menabung kita bisa menjadi kaya. Sementara saat ini, banyak orang beranggapan, untuk bisa memiliki aset kekayaan yang banyak tidak cukup hanya menabung. Menabung kebiasaan yang sangat baik, tapi jika ingin keuntungan yang lebih, berinvestasilah.

Memiliki Nilai Keuntungan yang Berbeda

Ketika menabung uang, kamu tidak bisa mengharapkan keuntungan dari bunga bank karena bunga yang didapat tidak besar. Belum lagi jika ada inflasi, nilai mata uang yang kamu tabung bisa menurun setiap tahunnya. Oleh sebab itu, menabung tidak bisa menghasilkan keuntungan.

Lain halnya jika kamu berinvestasi. Investasi pasti dilakukan untuk mencari dan mendapat keuntungan. Kamu bisa memulai investasi dengan nilai yang minim lalu meningkat seiring berjalannya waktu. Semakin banyak uang yang ditanamkan, semakin tinggi nilai investasi, semakin besar kemungkinan keuntungan yang didapatkan.

Jadi, untuk kamu yang ingin mencari keuntungan dan mengembangkan uang, pilihlah investasi. Sementara untuk membangun cadangan uang atau mengumpulkan dana darurat, kamu bisa menabung setiap bulannya.

Sebagai informasi, cara menabung yang benar ialah pisahkan sejumlah uang di awal bulan sebelum kamu mengalokasikan uang untuk berbagai keperluan. Cara mengumpulkan uang seperti ini jauh lebih efektif dibanding menabung dari uang yang tersisa hasil pengeluaran.

Risiko yang Diterima Juga Berbeda

Selain keuntungan yang berbeda, perbedaan menabung dan investasi juga terletak pada risiko yang harus dihadapi. Menabung uang risiko yang mungkin kamu hadapi ialah kehilangan atau pencurian. Namun, dengan sistem penyimpanan uang di bank saat ini, keamanan tabungan jauh lebih terjamin.

Selama tidak ada masalah dengan keamanan baik di bank, ataupun di rumah tempat kamu menyimpan uang, tabungan akan cenderung aman. Berbeda dengan investasi yang memiliki risiko kerugian lebih besar apalagi jika dana yang kamu tanamkan juga tidak sedikit.

Ingat, semakin banyak uang yang diinvestasikan, semakin besar keuntungan yang bisa didapat, tapi juga semakin besar risiko kerugian yang akan kamu terima. Jika ada investasi gagal dan tidak berjalan sesuai dengan prediksi, kamu bisa kehilangan sebagian atau seluruh uang yang sudah diinvestasikan.

Banyaknya Pilihan untuk Investasi

Tabungan tidak memiliki banyak pilihan kecuali menyimpan uang di bank. Bank mungkin akan menawarkan sejumlah program tabungan dengan keuntungan yang berbeda. Bisa juga kamu depositokan uang jika ingin uang aman dan di saat bersamaan tetap mendapat keuntungan. 

Sementara investasi, ada banyak produk dan instrumen yang bisa kamu pilih dan sesuaikan dengan keuanganmu. Ada investasi jangka pendek, menengah, atau panjang. Ada juga investasi dengan nominal kecil mulai dari Rp100.000,- ataupun dengan modal yang besar.

Jenis investasi sendiri ada yang berupa aset riil, seperti logam mulia atau properti, dan ada yang dalam bentuk keuangan, seperti reksa dana, saham, atau obligasi. Contoh produk investasi ini bisa kamu pilih sesuai dengan kemampuan keuanganmu serta dengan imbal balik yang diharapkan.

Kapan Uang Bisa Digunakan?

Jika uang diinvestasikan, uang tersebut tidak akan bisa digunakan hingga mencapai batas waktu tertentu. Kamu bisa mendapatkan hasil dari uang yang diinvestasikan minimal setelah lima tahun sejak kamu berinvestasi.

Uang investasi sudah tentu tidak bisa digunakan untuk uang cadangan, jaga-jaga, atau uang yang dikeluarkan ketika ada situasi yang mendesak. Uang ini dimaksudkan untuk masa di masa depan dan tidak bisa kamu gunakan semaunya saat dibutuhkan.

Berbeda dengan tabungan, uang ini bisa kamu ambil kapan pun tanpa banyak kesulitan. Jika ada masalah, kemungkinan ada batas banyaknya uang yang bisa diambil dalam satu hari. Namun, tidak ada kesulitan untuk menggunakannya saat itu juga jika memang dalam keadaan mendesak.

Perbedaan Fungsi Tabungan dan Investasi

Tujuan menabung bisa kamu tetapkan sendiri, apakah untuk dana darurat, dana cadangan, atau dana untuk keperluan tertentu (sinking fund). Tabungan juga berfungsi untuk membangun aset atau kekayaanmu. 

Uang tabungan ini bisa membantu kamu untuk mewujudkan keinginan, memenuhi kebutuhan, ataupun jika mendesak digunakan sebagai dana darurat. Tabungan kamu bisa digunakan saat ini, ketika ada situasi darurat, ataupun untuk digunakan untuk pengeluaran tertentu kapan pun.

Sementara investasi merupakan dana untuk pemenuhan kebutuhan jangka panjang, seperti masa pensiun, sumber penghasilan pada masa tua, atau tujuan lainnya di masa depan. Kamu bisa menetapkan sendiri kebutuhan investasi tersebut, tapi umumnya investasi selalu dikaitkan dengan kebutuhan di masa depan.

 

=========

Nah, sudah tahu perbedaannya? Setelah ini, pisahkan uang kamu sesuai dengan tujuan dan kebutuhan kamu, ya. Alokasi dana yang lebih besar bisa disesuaikan dengan tujuan keuanganmu saat ini atau masa depan.

Selamat menyimpan uang!

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *