Bagaimana Cara Nabung Emas untuk Menyiapkan Dana Darurat?

Sudah menyiapkan dana darurat?
Nabung Emas

Nabung emas bisa dengan berbagai tujuan, termasuk untuk dana darurat. Dana darurat tidak hanya bisa disimpan dalam bentuk tabungan. Kamu bisa membaginya dan menyimpan dalam berbagai instrumen.

Salah satunya ialah dengan nabung emas batangan. Ingat, emas batangan dan bukannya emas perhiasan. Emas perhiasan akan dikenakan potongan saat dijual. Berbeda dengan nabung emas, seperti ANTAM. Jika sudah lewat beberapa tahun dan harga emas sudah naik, setidaknya ada selisih harga beli dan jual yang bisa memberimu keuntungan. 

Nah, jadi kenapa emas batangan untuk dana darurat? Simak penjelasannya di sini. 

Kriteria Dana Darurat

Nabung Emas

Dana darurat merupakan dana yang kamu siapkan untuk berbagai kejadian tidak terduga. Dana ini tidak sama dengan uang yang pisahkan untuk kebutuhan sehari-hari. Agar tidak terpakai untuk hal lain, dana darurat baiknya disimpan terpisah dari tabungan dan biaya kebutuhan bulanan. 

Keadaan darurat yang dimaksud bisa anggota keluarga sakit, mengalami kecelakaan, kebakaran, musibah, atau bencana alam yang menimpa. Kejadian tidak terduga ini tentu membutuhkan dana dan saat itulah dana darurat bisa digunakan. 

Jika tidak ada keadaan darurat? Uang tersebut tetap kamu simpan dan tidak digunakan untuk kebutuhan lain. Sementara setiap bulan, kamu tetap memisahkan sejumlah uang untuk disimpan sebagai dana darurat. Semakin banyak, semakin baik. 

Kenapa begitu? Karena dana darurat yang lebih banyak, bisa membuatmu bertahan lebih lama dalam situasi darurat tanpa adanya pemasukan. Idealnya, kamu yang lajang bisa menyiapkan tiga hingga empat kali pengeluaran bulanan.

Sementara yang sudah menikah, tapi belum memiliki anak bisa menyiapkan dana darurat enam kali pengeluaran. Jika sudah memiliki anak, kamu bisa menyiapkan sembilan hingga dua belas kali pengeluaran bulanan.

Jadi, jika pengeluaran bulanan mencapai 3 juta dan kamu belum menikah, kamu bisa menyiapkan dana darurat minimal 9 atau 12 juta. 

Ingat, dana darurat dihitung dari total pengeluaran bulanan karena tujuan dana darurat ialah menutupi pengeluaran saat situasi darurat terjadi. Karena untuk situasi darurat, uang ini harus bisa kamu ambil atau cairkan dengan cepat dan mudah.

Dari sini, kamu bisa tahu bahwa dana darurat memiliki kriteria

(1)  disiapkan secara khusus;

(2)  disimpan;

(3)  tidak digunakan kecuali untuk keadaan darurat;

(4)  dihitung berdasarkan pengeluaran;

(5)  mudah dicairkan. 

Dana darurat bisa disimpan dengan beberapa cara. Pertama, disimpan sebagai tabungan sehingga kapan pun butuh cukup menariknya di ATM. Kedua, depositokan uang. 

Ketiga, bisa juga tabungan berjangka. Tabungan berjangka memiliki bunga yang lebih besar dibanding tabungan biasa, tapi memiliki jangka waktu pencairan uang. Jika tidak sesuai dengan jatuh tempo, kamu bisa didenda.

Berikutnya, bisa diinvestasikan di reksa dana pasar uang. Terakhir, uang bisa juga kamu simpan dalam bentuk emas batangan. Apa pun pilihanmu, pastikan instrumen penyimpan tersebut memiliki risiko rendah, mudah diakses, dan mudah dicairkan. 

Kenapa Pilih Nabung Emas untuk Dana Darurat?

Nabung Emas

Instrumen penyimpan dana darurat sebaiknya memiliki risiko rendah, mudah diakses, dan mudah dicairkan. Kriteria ini dimiliki oleh emas batangan. Emas juga banyak dianjurkan sebagai instrumen dana darurat. 

Selain pencairannya yang mudah, emas juga mudah kamu dapatkan di berbagai tempat terpercaya. Beratnya beragam dan prosedur pembeliannya pun tidak memerlukan ketentuan khusus.

Membeli dan menjual kembali emas batangan bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Jadi, saat membutuhkan dana tunai, emas bisa langsung dijual. Lebih mudah lagi, kini menyiapkan emas sebagai dana darurat bisa melalui cara online. Jual dan beli bisa dilakukan secara digital sehingga proses mendapatkan uang tunai bisa lebih cepat. 

Cara Menyiapkan Dana darurat dengan Nabung Emas

Nabung Emas

Saat ini, nabung emas bisa dilakukan dengan banyak cara dan kemudahan. Kamu bisa membeli langsung emas fisik di berbagai gerai dan butik ANTAM atau toko perhiasan terpercaya lainnya. 

Selain membeli emas fisik langsung, kamu bisa juga membeli emas fisik secara online di toko perhiasan online atau situs belanja online. Keuntungannya membeli emas dengan cara ini, kamu bisa mendapatkan potongan atau promo lainnya sehingga lebih hemat.

Cara lainnya, nabung emas online di aplikasi nabung emas yang kini juga sudah mulai marak di masyarakat. Keuntungan nabung emas dengan cara ini, kamu bisa membeli emas dalam nominal kecil sehingga lebih terjangkau.

Nabung emas secara online juga memberikan layanan dan fitur lain yang bisa dinikmati, seperti perubahan harga terkini, promo dan potongan setiap bulan, gratis biaya titip, dan uang hasil penjualan bisa langsung ditransfer ke rekeningmu.

Karena semua transaksi dilakukan online, kamu bisa hemat waktu dan tenaga. Transaksi juga bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun. 

 

Kamu bisa mengumpulkan uang terlebih dahulu lalu membeli emas batangan fisik atau langsung belikan emas dengan nominal yang kamu inginkan jika kamu nabung emas secara online. Namun, tetap ingat pisahkan uang tunai sebagai dana darurat sebagai cadangan jika ada kendala.

 

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *