Cara Mengatur Keuangan untuk Freelancer

Tertarik untuk menjadi seorang freelancer?
Keuangan untuk Freelancer

Pernah dengar istilah freelancer? Orang-orang yang tidak terlalu suka dengan pola kerja di perkantoran mungkin akan lebih memilih menjadi seorang freelancer

Dengan menjadi freelancer, kamu bisa mengatur waktu kerja sendiri dan pastinya dapat memilih pekerjaan yang hanya kamu sukai.

Namun, sisi lainnya, bekerja dengan cara ini tidak membuat kamu selalu mendapatkan penghasilan. 

Intinya, tidak ada pendapatan tetap layaknya ketika kamu bekerja menjadi seorang karyawan.

Penghasilan yang didapat bisa lebih tinggi dari gaji orang kantoran atau bahkan hanya sesekali mendapat tawaran pekerjaan.

Nah, dengan keadaan keuangan yang tidak menentu tersebut, kamu yang menggeluti profesi ini harus pintar mengelola uang yang didapat.

Kamu harus mengaturnya dengan cermat agar uang tersebut mencukupi kebutuhan, tidak hanya bulan ini, tapi juga di saat kamu tidak mendapatkan penghasilan apa pun.

Jadi, apa yang harus dilakukan?

1. Mengetahui Jumlah Pengeluaran Setiap Bulan

Keuangan untuk Freelancer

Mengelola keuangan untuk freelancer akan lebih mudah jika kamu mengetahui jumlah pengeluaran setiap bulannya. 

Bagaimana bisa? Tentunya bisa. Lakukan pencatatan untuk pengeluaran serta penghasilan kamu.

Data setiap pengeluaran pasti yang harus selalu dikeluarkan tiap bulannya. 

[Baca: Bingung Cara Membagi Uang Gaji? Ikuti Aturan Ini! ]

Jenis pengeluaran ini, ada atau tidak pekerjaan, harus selalu dibayar setiap bulan, seperti biaya listrik, air, atau makan.

Nah, dengan mendatanya, kamu akan tahu kisaran uang yang dibutuhkan setiap bulan untuk mencukupi kebutuhan tersebut. 

Dengan adanya angka itu juga, kamu setidaknya bisa mengusahakan setiap bulannya untuk mendapatkan penghasilan minimal senilai pengeluaran tersebut.

2. Menyiapkan Tabungan atau Dana Darurat

Keuangan untuk Freelancer

Berhubung penghasilan yang didapat setiap bulannya tidak pasti, kamu harus menyiapkan banyak pos cadangan. 

Minimal, kamu harus menyiapkan tabungan atau dana darurat. [Baca: 4 Jenis Tabungan yang Harus Dimiliki Saat Muda ]

Ketika kamu mendapat penghasilan cukup besar, jangan lupa simpan sebagian atau sebagian besar untuk dana darurat. 

Jadi, saat tidak ada pekerjaan, kamu bisa menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan. 

3. Selektif dalam Membelanjakan Uang

Keuangan untuk Freelancer

Agar keuangan untuk freelancer tetap seimbang, kamu perlu lebih selektif ketika membelanjakan uang, nih. 

[Baca: Tips Hemat Pengeluaran dengan 5 Langkah Ini ]

Bisa dibilang, kamu harus berhenti bersikap konsumtif. Beli dan pilih barang yang hanya kamu perlukan. 

Akan lebih baik lagi jika barang yang dibeli bisa multifungsi dan menunjang pekerjaanmu. 

Jika bisa mengendalikan keinginan untuk berbelanja, uang yang dihasilkan bisa ditabung atau diinvestasikan sehingga bisa berguna untuk masa depan. 

4. Lakukan Evaluasi

Keuangan untuk Freelancer

Untuk memiliki pola pengeluaran dan pengelolaan uang yang baik, kamu perlu melakukan banyak percobaan dan mengevaluasinya. 

Seperti jumlah pengeluaran setiap bulan, apakah memang sesuai dengan pengeluaran bulananmu, atau ketika berbelanja, bisakah kamu membelanjakan uang yang ditentukan hanya untuk hal-hal penting? 

Keadaan keuangan seperti ini hanya bisa kamu ketahui dengan pengalamanmu sendiri. 

Jadi, cobalah menerapkan sebuah cara untuk mengelola keuanganmu dengan baik lalu lakukan evaluasi dan perbaikan. 

Dengan begitu, kamu bisa terbiasa dengan pola keuangan yang baik dan semakin seimbang dalam menyimpan serta mengeluarkannya.

5. Jangan Lupa Berinvestasi

Keuangan untuk Freelancer

Cara lain untuk mengembangkan uang yang kamu hasilkan ialah dengan menginvestasikannya.

[Baca: 10 Tips Investasi Emas yang Perlu Kamu Tahu! ]

Tips keuangan untuk freelancer ini perlu kamu lakukan karena memiliki banyak keuntungan di masa depan. 

Pilih produk investasi yang sesuai dengan dana yang kamu miliki. 

Saat ini, ada banyak produk investasi yang bisa dipilih meski dengan dana yang terbatas. 

Jadi, tidak perlu khawatir tidak bisa berinvestasi. 

Meski begitu, tentu saja semakin besar uang yang diinvestasikan, semakin besar risiko dan keuntungan yang didapat. Begitu pun sebaliknya. 

Jika khawatir, kamu bisa memulai dengan produk investasi yang terkenal aman, seperti emas batangan. 

Saat ini, membeli emas batangan juga sudah bisa dalam nominal kecil, seperti di aplikasi e-mas. 

Emas bisa dibeli secara perlahan dan jika sudah terkumpul bisa dijual atau diambil secara fisik.

 

=========

Menjadi freelancer dan tetap sejahtera sangat mungkin diwujudkan selama pengelolaan uang dilakukan dengan cara yang benar.

Tidak hanya habis untuk kebutuhan dan keinginan, tapi juga ditabung dan diinvestasikan!

Dengan begitu, kamu bisa memiliki cukup uang untuk saat ini dan masa depan.

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *