Keuangan Generasi Milenial: Habis untuk Membeli Keinginan?

Apakah kamu juga begitu?
Keuangan Generasi Milenial

Pernah bertanya-tanya seperti apa keuangan generasi milenial ketika mereka selalu bisa pergi jalan-jalan serta membeli ini dan itu?

Meski mereka terlihat seolah tidak memiliki masalah keuangan, generasi milenial saat ini mungkin tidak akan memiliki tabungan yang cukup untuk menjalani masa tua mereka.

Dikutip dari detik.com, generasi milenial cenderung tidak menabung ataupun berinvestasi.

Senada dengan pernyataan tersebut, dilansir dari Kompas.com, generasi milenial juga akan kesulitan untuk memiliki rumah di masa depan.

Donna Jeavons, Direktur Penjualan dan Pemasaran Contiki, agen perjalanan kaum milenial, mengatakan urgensi untuk membeli rumah pada anak mudah tidak ada lagi.

Lalu, jika uang tidak digunakan untuk menabung, investasi, atau menyiapkan untuk membeli rumah, untuk apakah uang generasi milenial dihabiskan?

Apakah ada kebutuhan lain yang lebih penting jika dibandingkan dengan kebutuhan masa depan?

Habis untuk Biaya Travelling

Keuangan Generasi Milenial

Seperti apa keuangan generasi milenial? Tidak sedikit generasi milenial yang beranggapan uang mereka tidak cukup untuk ditabung atau diinvestasikan.

Namun, jika dilihat lebih teliti, uang mereka sebenarnya cenderung habis untuk biaya travelling.

[Baca: 5 Cara Mengelola Keuangan yang Harus Kamu Mulai dari Sekarang ]

Seperti, yang dikatakan oleh psikolog Yasinta Indrianti, M. Psi., dikutip dari kumparan.com, ada pergeseran kebutuhan yang harus dipenuhi oleh generasi muda.

Saat ini, travelling menjadi salah satu kebutuhan yang harus dan selalu ada dalam daftar mereka.

Adanya modernisasi serta tingginya frekuensi penggunaan media sosial tidak dipungkiri menjadi salah satu penyebab travelling begitu penting saat ini.

Akses yang tinggi dan hampir setiap hari pada media sosial membuat generasi milenial hanya terpaku pada kesenangan yang muncul dalam dunia maya.

Oleh sebab itu, muncullah travelling sebagai sebuah gaya hidup dan kebutuhan, padahal jika dipikirkan dengan baik, biaya travelling kadang juga tidak murah.

Bayangkan jika uang tersebut dialokasikan untuk investasi atau dana pensiun, kebutuhan masa depan dan hari tua pasti bisa terpenuhi lebih cepat.

Habis untuk Membiayai Pengeluaran KonsumtifKeuangan Generasi Milenial

Selain untuk biaya jalan-jalan, uang generasi milenial juga dihabiskan oleh biaya jajan yang kadang tidak sedikit.

Mungkin kebanyakan orang tidak menyadarinya karena tidak merasa mengeluarkan nominal besar dalam satu waktu.

Namun, jika dilakumulasikan, akan menghasilkan total pengeluaran yang cukup banyak.

[Baca: 7 Tips Manajemen Waktu untuk Hidup yang Lebih Berkualitas ]

Sebut saja, untuk jajan kopi yang bisa dilakukan hampir setiap hari oleh generasi milenial.

Minum kopi sendiri kini juga sudah menjadi bagian dari gaya hidup kekinian yang sulit lepas dari keseharian milenial.

Jika satu gelas kopi bisa mencapai 35 ribu hingga 40 ribu, dalam lima hari uang yang dikeluarkan bisa mencapai 175 ribu hingga 200 ribu.

Kalikan untuk satu bulan, uang jajan untuk membeli kopi bisa mencapai 700 ribu – 800 ribu.

Sejumlah angka yang besar untuk kebiasaan yang terlihat sederhana, bukan?

[Baca: Rencana Keuangan untuk Kamu yang Berusia 25 Tahun ]

Belum lagi, tuntutan gaya hidup dengan semua yang bermerek atau gadget terkini juga tidak lepas dari kebutuhan hidup milenial saat ini.

Semua barang-barang tersebut menambah beban pengeluaran dan pastinya mempersempit kemungkinan seseorang untuk menabung, investasi, atau menyiapkan dana masa depan lainnya.

Jika semua pengeluaran ini ditekan, keuangan generasi milenial akan bisa sedikit bernapas dan mereka pun punya lebih banyak kesempatan mengembangkan uang.

 

=========

Pengeluaran yang dilakukan milenial saat ini lebih banyak terfokus untuk kesenangan semata.

Kesenangan yang sebenarnya tidak harus setiap saat dipenuhi.

Beli barang ini dan itu atau pergi jalan-jalan juga sama sekali tidak salah.

Namun, generasi milenial perlu membangun keseimbangan keuangan tidak hanya saat ini, tapi juga di masa depan.

Oleh sebab itu, kendalikan pengeluaran dan alokasikan pula uang untuk keperluan yang penting.

Dengan begitu, kamu sebagai generasi milenial masih bisa hidup senang hingga hari tua!

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *