6 Kebiasaan Mengatur Keuangan yang Salah pada Generasi Muda

Apakah kamu memiliki kebiasan berikut ini?

Kebiasaan mengatur keuangan di masa muda dapat mempengaruhi kesehatan keuanganmu di masa yang akan datang. Percaya atau tidak, penting untuk membiasakan mengatur keuangan dengan baik sedari muda agar kamu dapat menikmati hari tua dengan cerah. Terlebih, kebiasaan mengatur keuangan bukan hal yang mudah dilakukan sehingga kamu harus memulainya dari sekarang. Jika terus menunda mengelola keuanganmu dengan benar, kamu akan lebih sulit untuk memulainya nanti. Apa saja kebiasaan mengatur keuangan yang harus kamu ubah? Amati enam kebiasaan mengatur keuangan di bawah ini dan lakukan perubahan!

Tidak Menabung

Menghabiskan semua uang bulanan dan tidak menyisakan untuk menabung merupakan salah kebiasaan yang harus kamu ubah. Tidak ada salahnya membelanjakan uang, tapi pastikan kamu memiliki sedikit simpanan di tabungan. Uang tabungan tersebut akan sangat berguna di saat darurat. Bayangkan, jika kamu terus menerus menghabiskan uangmu tanpa ada simpanan? Kamu akan kesulitan jika ada situasi mendesak. Untuk bisa menabung, kamu harus memilah dan  menyeleksi kembali pengeluaranmu setiap bulan. Singkirkan pengeluaran yang tidak terlalu penting sehingga kamu bisa menyimpan uang. [Baca: Rencana Keuangan untuk Kamu yang Berusia 25 Tahun ]

Terlalu Mengikuti Tren

Saat ini ada banyak tren yang berkembang, mulai dari kuliner, fashion, ataupun gaya hidup. Kamu tidak perlu mengikuti semu tren tersebut. Selektiflah dengan semua yang berkembang saat ini dan sesuaikan dengan kebutuhan. Jika mengikuti semua yang dilakukan oleh orang lain, kamu tidak akan bisa menyusun rencana keuangan jangka panjang. [Baca: 5 Bidang Usaha Menjanjikan untuk Kamu Coba ]

Memiliki Kartu Kredit Saat Belum Perlu

Menggunakan kartu kredit tidak salah, tetapi kebanyakan orang menyalahkan fungsinya. Kartu kredit memang dimaksudkan untuk mempermudah transaksi, tapi bukan berarti kamu menggunakannya tanpa melihat batas pengeluaranmu. Jangan lupa, menggunakan kartu kredit sama saja dengan berhutang, belum lagi bunga yang harus dibayar. Oleh sebab itu, jika kamu tidak benar-benar memerlukannya, tidak perlu menggunakan kartu kredit. Sebaliknya, bagi yang menggunakan, usahakan gunakan sesuai dengan kebutuhan. [Baca: Mengelola Hutang dengan 5 Cara Mudah Ini ]

Gagal Berhemat

Salah satu dampak gagal berhemat ialah kamu tidak akan bisa menabung. Tidak menabung membuat kamu tidak memiliki cadangan uang. Oleh sebab itu, mulailah dengan berhemat dan kamu akan bisa menabung. Cara terbaik untuk berhemat ialah dengan mengatur keuangan setiap bulannya. Dengan begini, kamu akan tahu jumlah pengeluaran dan dapat membagi uang dengan baik.

Tidak Memiliki Rencana Keuangan Jangka Panjang

Rencana keuangan tidak dibuat saat akan pensiun, tetapi justru dibuat dari sekarang. Saat kamu masih muda dan masih mungkin untuk menambah penghasilan. Uang yang kamu dapatkan tersebut harus dikelola dengan baik agar dapat dimanfaatkan hingga hari tua. Oleh sebab itu, mulailah rencanakan keuanganmu tidak hanya dalam beberapa tahun, tetapi juga untuk jangka panjang.

Menunda Investasi

Salah satu cara mengelola uang dengan baik ialah dengan menginvestasikannya. Investasi yang baik ialah yang memiliki perencanaan matang. Meski begitu, bukan berarti kamu harus menunda investasi hingga waktu lama. Investasi tidak perlu menunggu tua, yang kamu perlukan informasi dan pemahaman yang cukup mengenai produk investasi yang dipilih. Selain itu, investasi memiliki resiko. Oleh sebab itu, cari informasi, konsultasikan pada ahli, dan segera berinvestasi. [Baca: 7 Produk Investasi yang Menguntungkan ]

A post shared by e-mas (@emas.apps) on

Jika kamu bingung dengan banyaknya produk investasi, kamu bisa memilih produk investasi yang cenderung aman, seperti emas batangan. Kelebihan lain, emas batangan cocok menjadi investasi jangka panjang. Kini, kamu juga bisa membeli emas dalam nominal kecil, seperti yang ada di aplikasi e-mas.

Aplikasi e-mas merupakan aplikasi jual beli emas yang dilakukan secara online. Melalui aplikasi ini, kamu bisa membeli emas mulai dari Rp10.000,-an sehingga kamu tidak perlu mengumpulkan uang dalam jumlah besar terlebih dahulu. Emas yang dibeli nantinya akan dititipkan pada aplikasi dan tercatat dalam akun. Kamu bisa menjual emas tersebut sewaktu-waktu ataupun mengambilnya saat mencapai berat yang tersedia pasaran. [Baca: Bagaimana Membeli Emas di E-mas? ]

 

Nah, manakah dari poin di atas yang menjadi kebiasaan kamu? Pikirkan dan teliti kembali. Selain kebiasaan mengatur keuangan yang ada di atas, jika kamu menemukan kebiasaan yang tidak baik, segera hentikan. Ingat, atur keuangan untuk masa depan dari sekarang!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *