Fakta Seputar Harga Emas yang Perlu Kamu Tahu

Apa yang kamu tahu tentang harga emas?
Harga Emas

Seperti saat berbelanja barang, harga emas merupakan faktor penting yang menentukan ketika seseorang menabung emas. Kapan akan menjual atau membeli emas bisa sangat dipengaruhi oleh harga emas saat itu.

Sudah bukan rahasia lagi jika harga emas mengalami fluktuasi setiap saat. Prediksi kenaikan dan penurunan pun tidak bisa ditentukan secara pasti. Yang bisa dilakukan hanyalah memperkirakan dari keadaan dan sejumlah faktor penentu lainnya.

Agar langkah menabung emas bisa lebih menguntungkan, pahami sejumlah fakta harga emas berikut ini.

Harga Emas Tidak Hanya Naik, Tapi Juga Turun

Harga Emas

Harga logam mulia, terutama emas jika lihat dari kaca mata orang awam akan terasa selalu naik. Harga emas sekarang sudah mencapai di angka 800 ribu atau 900 ribu, padahal tahun lalu masih ada di kisaran angka 700 ribuan. 

Apalagi harga beli emas pada lima atau sepuluh tahun lalu, pasti sudah jauh mengalami kenaikan. Namun, harga emas tidak selalu naik. Hati-hati, harga emas juga mengalami penurunan dan harga stabil di angka itu-itu saja.

Kamu mungkin belum terlalu lama menabung emas untuk merasakan penurunan tajam harga emas, tapi jadikan ini sebagai bahan pengingat dalam langkah menabung emas. Harga emas selalu naik dan turun.

Harga Emas Banyak Dipengaruhi Hal Lain

Harga Emas

Harga emas ANTAM hari ini (20/5 20) ada pada angka Rp926.000 per gram. Kamu mungkin sudah tahu, harga emas di Indonesia mengikuti harga emas dunia yang diperjualbelikan dalam dolar. Konversi Rupiah dan dolar yang juga berfluktuasi menjadi salah satu pengaruh harga emas naik dan turun.

Selain karena faktor tersebut, ada faktor lainnya yang memengaruhi harga emas hari ini. Sebut saja, permintaan dan penawaran emas di pasar. Dalam hal ini, hukum permintaan dan penawaran berlaku.

Semakin tinggi permintaan, harga emas bisa ikut melonjak. Begitu pun sebaliknya, tingginya penawaran bisa membuat harga emas turun di pasaran. Ingat, emas merupakan barang komoditi dan tidak hanya digunakan untuk investasi semata. Banyak industri menggunakannya dan hal ini bisa membuat permintaan tinggi.

Selanjutnya, salah satu faktor yang mungkin sudah banyak diketahui, yakni keadaan dan isu global yang terjadi. Isu yang sedang marak saat ini ialah wabah virus corona. Karena pandemi ini juga, berbulan-bulan harga emas sering menyentuh angka tertingginya. 

Dalam situasi sekarang, banyak orang menjual emas mereka. Namun, tidak sedikit juga yang mengalihkan aset mereka ke dalam emas karena adanya ancaman krisis keuangan atau resesi di sejumlah negara. 

Jadi, ada banyak faktor yang memengaruhi harga emas dan jangan terkejut jika harga emas naik drastis ataupun tiba-tiba turun tajam.

Harga Juga Dipengaruhi oleh Industri

Harga Emas

Seperti yang disebutkan di atas, emas banyak digunakan di berbagai bidang industri, seperti industri kecantikan, kesehatan, elektronik, hingga kuliner di berbagai negara. Jadi, emas tidak digunakan terbatas pada perhiasan atau sebagai produk investasi saja.

Permintaan dari industri ini akan memengaruhi harga emas di pasaran. Jika permintaan tinggi, harga emas bisa naik. Begitu pun sebaliknya. Ketika emas banyak dijual dan penawaran semakin banyak, harga emas turun.

Selisih Harga Jual dan Beli

Harga Emas

Kamu yang hendak menabung emas juga harus paham, nih jika harga jual emas lebih rendah dibandingkan dengan harga beli emas. Hari ini, harga beli emas ANTAM 1 gram berada di posisi Rp926.000, sementara untuk harga jual atau buyback ada di angka Rp824.000. 

Ada selisih Rp102.000, bukan angka yang kecil, bukan? Nah, jika kamu baru saja membeli emas lalu karena satu alasan harus menjualnya kembali dalam waktu beberapa hari, kemungkinan kamu akan kehilangan uang sebanyak itu. 

Oleh sebab itu juga, emas disebut simpanan jangka panjang. Jika kamu membeli emas tiga atau lima tahun lalu dan menjualnya sekarang, barulah kamu bisa mendapatkan selisih yang menguntungkan.

Menabung Emas Juga Memiliki Risiko

Harga Emas

Dengan membaca penjelasan di atas, kamu tentu memahami menabung emas juga memiliki risiko, terutama risiko naik turunnya harga emas. Namun, risiko ini bisa diminimalkan atau dihindari jika kamu mau menunggu tiga hingga lima tahun sebelum menjual emas. 

Risiko lain, seperti membeli emas palsu atau kehilangan bisa dihindari dengan cara memastikan tempat jual dan beli emas. Kemudian, pilih tempat simpan emas yang aman, baik di rumah, ataupun di bank. 

Kamu juga bisa memiliki tabungan emas online sehingga tak perlu repot dengan masalah penyimpanan emas juga proses penjualan. Hal ini karena menabung emas secara online umumnya menyediakan jasa titip emas tanpa biaya serta proses jual beli yang praktis langsung dari ponsel.

   

Dianjurkan membeli emas saat harga turun dan menjualnya saat harga naik. Namun, berhubung tidak ada yang bisa memperkirakan secara pasti kapan harga emas akan naik atau turun, lebih baik tidak menunda keinginanmu untuk menabung emas. 

Tidak ada yang bisa tahu berapa lama kamu harus menunggu agar harga emas turun. Lagi pula, belum tentu juga saat harga emas turun uang yang kamu miliki masih tersedia. Bisa saja sudah terpakai untuk keperluan lain.

Jadi, lebih baik menabung emas dari sekarang!

 

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *