Gunakan Cara Ini Agar Kamu Disiplin Menggunakan Anggaran Keuangan!

Anggaran Keuangan

Anggaran keuangan tidak hanya sulit dibuat oleh sebagian orang, tetapi juga sulit untuk dijalankan. Jika sudah berhasil menetapkan anggaran bulanan, belum tentu semua orang bisa disiplin menggunakannya hingga akhir bulan.

Selalu ada alasan atau keadaan yang membuat kamu menjadi lemah dan akhirnya menggunakan uang melebihi anggaran keuangan yang sudah ditentukan. Nah, bagaimana caranya agar kejadian tersebut tidak terulang lagi?

Selain ada karakter dan kebiasaan yang perlu diubah secara pelan-pelan, kamu juga perlu membuat aturan ketat dengan cara di bawah ini untuk menyelamatkan keuanganmu. Tertarik mencoba?

Pisahkan Uang untuk Tabungan

Anggaran Keuangan

Sudah ada rencana untuk menabung? Jika sudah, jangan biarkan uang disimpan di rekening yang sama dengan rekening untuk pengeluaran. Kalau disimpan dalam satu tempat, kamu bisa tergoda untuk menggunakan uang tabunganmu.

Oleh sebab itu, gunakan cara yang lebih serius dalam menabung, misalnya membuat rekening khusus untuk menabung. Bisa juga, gunakan layanan autodebit setiap bulan untuk memastikan kamu memisahkan uang untuk ditabung.

Dengan cara ini, anggaran keuangan keluarga atau pribadi bisa lebih aman. Kamu tidak tergoda untuk menggunakannya dan uang simpanan untuk masa depan pun lebih terjamin. 

Jangan Aktifkan Mobile Banking atau e-Wallet Terlalu Banyak

Anggaran Keuangan

Meski membuat transaksi menjadi lebih mudah, mobile banking dan e-wallet juga bisa membuatmu lebih boros. Kemudahan membayar secara digital cenderung membuatmu mengeluarkan uang tanpa sadar. 

Akhirnya, kamu terus belanja dan belanja selama uang masih ada. Kamu tidak sadar bahwa uang tersebut seharusnya tidak digunakan atau masih bisa dianggarkan di bulan depan. Selama uang masih ada dalam e-wallet, kamu bisa berbelanja tanpa banyak berpikir.

Oleh sebab itu, agar anggaran keuangan kamu berhasil, minimalkan e-wallet dan mobile banking yang kamu punya. Khusus untuk rekening menabung, mobile atau internet banking sebaiknya tidak perlu diaktifkan agar uang bisa ditabung dengan aman. 

Sementara e-wallet, pilihlah satu atau dua yang memang mendukung aktivitas harianmu. Namun, selebihnya tidak perlu mendaftar atau memiliki akun. Selain itu, alokasikan uang di e-wallet sesuai dengan kebutuhan harian atau bulanan agar tidak ada pengeluaran yang sia-sia.

Gunakan Uang Tunai untuk Pengeluaran

Anggaran Keuangan

Cara membuat anggaran keuangan berhasil berikutnya sangat sederhana, yakni usahakan menggunakan uang tunai. Di era penuh dengan uang digital seperti sekarang, menggunakan uang tunai akan membantu kamu lebih menghargai kehadiran uang.

Tariklah uang tunai sesuai dengan pengeluaran bulanan kamu, kemudian bagi sesuai dengan fungsi uang. Pisahkan dompet untuk menyimpannya atau gunakan amplop untuk membedakan pembagian uang.

Ketika bepergian pun atau pergi keluar dengan teman-temanmu, usahakan membawa uang tunai. Dengan begitu, jajan kamu hari itu tidak akan melebihi uang yang dibawa. Kamu bisa berhemat sekaligus disiplin dengan anggaran keuangan yang sudah dibuat. 

Jangan Langsung Bayar Ketika Belanja Online

Anggaran Keuangan

Punya barang yang ingin dibeli? Saat ini, kamu bisa membeli barang apa pun dengan sangat mudah. Cukup pergi ke situs belanja online dan masukan barang yang dipilih ke keranjang belanja. Namun, jangan langsung bayar. Kenapa begitu?

Ada baiknya kamu tunggu esok hari sebelum memutuskan untuk membayar barang yang dibeli. Dengan memberi jeda pada diri sendiri, kamu mungkin bisa memikirkan ulang apakah kamu benar-benar membutuhkan barang tersebut.

Jadi, kamu punya waktu yang cukup dan tidak terburu-buru dalam berbelanja. Bisa saja, setelah dipikirkan kamu ternyata tidak terlalu membutuhkannya atau ada barang yang lebih bagus dan promo yang lebih menarik. Uang bisa selamat dan anggaran pun tidak berantakan.

Jangan Belanja dalam Keadaan Lapar

Anggaran Keuangan

Pernah dengar saran, sebaiknya jangan berbelanja dalam keadaan lapar? Meskipun terdengar aneh, kondisi tubuh yang lapar bisa memengaruhi keputusanmu ketika berbelanja. Tubuh yang lapar bisa membuat seseorang membeli secara impulsif.

Semua benda yang dilihat bisa terlihat bagus ketika lapar sehingga kamu bisa saja membeli barang yang tidak dibutuhkan. Untuk menghindarinya, pastikan kamu sudah makan dan dalam keadaan kenyang ketika belanja ke mal atau supermarket.

Dengan begitu, kamu bisa belanja dengan lebih tenang, tidak berburu-buru, dan sesuai dengan rencana. Usahakan juga tidak belanja saat tubuh dalam keadaan lelah agar keputusan yang diambil merupakan yang terbaik.

Baca Review Buruk tentang Produk yang Ingin Dibeli

Anggaran Keuangan

Mau belanja barang? Jangan lupa baca review dari pembeli lainnya. Saat ini, review dari pembeli bisa menjadi patokan baik atau tidak sebuah barang ataupun toko yang menjualnya. Ulasan pembeli lain menjadi faktor penting sebelum memutuskan membeli sesuatu.

Namun, jangan hanya mencari review yang baik. Baca juga review buruk dari pembeli lain. Siapa tahu setelah membaca review binta satu, kamu menjadi mundur atau menunda untuk membeli produk tersebut.

Keuntungannya, kamu bisa mencari produk yang lebih berkualitas dan terjamin, serta menggunakan uang dengan lebih terkendali. Pengeluaran lebih hemat dan anggaran keuangan pun terselamatkan. 

Ubah Pola Pikir dalam Menggunakan Uang

Anggaran Keuangan

Bagaimana pun ketatnya kamu mengelola uang jika tidak diimbangi dengan pengendalian diri, keuanganmu bisa tetap berantakan. Anggaran keuangan yang sudah dibuat pun akan selalu gagal dicapai.

Oleh sebab itu, saat menganggarkan uang, tanamkan dalam diri keseriusan untuk menggunakannya sesuai dengan alokasi yang ditentukan. Latih diri untuk disiplin dan tidak mudah mengalah dengan godaan belanja yang ada di depan mata.

Ingatkan diri sendiri tidak semua benda harus dimiliki atau dibeli karena tidak semua benda tersebut dibutuhkan. Tetapkan pula tujuan keuangan untuk menjadi motivasi saat menabung ataupun untuk berhemat.

 

=========

Penganggaran keuangan adalah salah satu langkah untuk mengelola uang agar semua kebutuhan terpenuhi, baik untuk saat ini atau masa depan. Jadi, meski sulit melakukannya, kamu harus tetap mencoba melakukannya hingga menjadi sebuah kebiasaan!

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *