Begini 6 Cara Mengatur Uang Saat Bulan Ramadhan

Setelah ini, jalani Ramadhan dengan tenang.
Cara Mengatur Uang

Apakah cara mengatur uang saat bulan Ramadhan berbeda dengan bulan lainnya? Barangkali tidak jauh berbeda. Hanya saja, kamu harus melakukan sedikit penyesuaian. Penyesuaian pertama yang harus kamu lakukan ialah mengelola uang dengan jumlah yang sama agar cukup untuk pos pengeluaran yang bertambah.

Oleh sebab itu pula, kamu harus melakukan persiapan dan pengelolaan ekstra hati-hati agar uang cukup hingga hari raya tiba. Nah, agar bisa bertahan, cara mengatur uang kamu dapat disesuaikan dengan melakukan 6 cara berikut ini.

1. Buat Anggaran Keuangan

Cara Mengatur Uang

Setiap bulannya kamu memang harus membuat anggaran keuangan. Begitu pun saat bulan Ramadhan. Sebaiknya, usahakan pengeluaran harianmu sama seperti bulan sebelumnya. Bagi uangmu untuk biaya makan harian, sesekali biaya untuk buka puasa di luar, biaya tidak terduga saat Ramadhan, dan sedekah. [Baca: Manfaatkan THR untuk Investasi dengan 5 Cara Ini ]

Usahakan untuk makan dan minum dengan menu yang sehat, tapi tidak berlebihan agar lebih hemat. Selain itu, tahan diri untuk berbelanja berbagai barang, terutama jika kamu tidak terlalu membutuhkannya.

2. Belanja Bahan Makanan di Awal

Cara Mengatur Uang

Saat bulan Ramadhan biasanya berbagai barang akan menjadi naik harganya. Oleh sebab itu, cara mengatur uang berikutnya ialah membeli beberapa keperluan puasa sebelum bulan Ramadhan tiba. [Baca: Agar Gaji Tak Lewat Begitu Saja, Ini 4 Tips Atur Gaji untuk Kamu ]

Misalnya saja, bahan makanan yang pasti akan kamu butuhkan, seperti gula, minyak, beras, sirup, kurma, dan teh. Untuk lebih hemat lagi, usahakan belanja bahan makanan satu minggu sekali di awal pekan. Dengan begitu, kamu tidak perlu ke luar lagi untuk membuat makanan harian.

3. Batasi Pengeluaran untuk Buka Puasa di Luar

Cara Mengatur Uang

Undangan buka puasa bersama akan menjamur saat Ramadhan. Meskipun bukan hal buruk, buka puasa yang terlalu banyak tentunya akan membutuhkan dana yang tidak sedikit juga. Pada akhirnya, jika kamu terus mengikuti semua undangan buka puasa tersebut, uang bulananmu bisa habis tanpa terasa. Jadi, pilih undangan buka puasa bersama yang memang penting dan memungkinkan dari sisi keuangan untukmu. [Baca: Gadai atau Jual Emas, Mana yang Lebih Baik Saat Butuh Dana Mendesak? ]

4. Gunakan THR untuk Keperluan Hari Raya

Cara Mengatur Uang

Tidak diragukan lagi hari raya akan membutuhkan biaya yang cukup banyak. Selain makanan, kamu mungkin harus memberikan uang kepada keluarga, membeli pakaian, merenovasi rumah, dan biaya bepergian saat Lebaran. [Baca: 5 Tips Belanja Online Saat Musim Diskon Agar Tidak Kalap ]

Untuk mencukupi pengeluaran ini, gunakan uang tunjangan hari raya (THR) yang kamu miliki. Jika uang bulanan memiliki sisa, kamu juga bisa mengalokasikannya sebagai tambahan untuk keperluan hari raya.

Selain itu, ada baiknya kamu melakukan perhitungan dan perencanaan terlebih dahulu agar uang THR dapat kamu gunakan dengan maksimal dan tidak ada pos pengeluaran yang terlewat.

5. Catat Pengeluaran Bila Perlu

Cara Mengatur Uang

Biaya pengeluaran harian harusnya sudah sesuai dengan anggaran keuangan bulanan yang telah kamu buat. Namun, kadang tentu ada hal yang terjadi di luar rencana. Oleh sebab itu, ada baiknya kamu mencatat pengeluaran tersebut agar kamu bisa mengatur keuangan lebih baik di hari berikutnya. Yang terpenting, berusahalah menggunakan uang dengan disiplin agar uang cukup hingga hari Lebaran. [Baca: 6 Trik Nongkrong Hemat di Mal ]

6. Siapkan Uang untuk Mudik Jauh Hari

Cara Mengatur Uang

Lebaran juga identik dengan mudik. Uang untuk mudik tentu tidak sedikit. Karena itu, ada baiknya kamu sudah menabung jauh-jauh hari agar tidak memberatkan pengeluaran bulanan di bulan Ramadhan. Jika tiket sudah dibeli dan uang sudah siap, kamu bisa menjalani bulan Ramadhan sesuai dengan yang sudah kamu rencanakan tanpa harus mengambil cadangan uang yang lain.

 

==========

Selain itu, meski bulan puasa membutuhkan sedikit lebih banyak uang dibanding bulan sebelumnya, kamu tetap harus menyisakan uang untuk ditabung atau diinvestasikan. Apalagi saat ini pilihan produk investasi sudah sangat beragam dengan nilai yang juga bervariasi. Jadi, kamu bisa menyesuaikannya dengan batas kemampuan keuanganmu. Seperti emas batangan, yang saat ini sudah bisa dibeli dalam nominal kecil sehingga tidak akan memberatkan pengeluaranmu.

A post shared by e-mas (@emas.apps) on

Di aplikasi e-mas, contohnya, kamu bisa membeli emas mulai dari Rp10.000,-an. Aplikasi e-mas sendiri merupakan aplikasi jual beli emas online yang semua transaksinya bisa kamu lakukan melalui handphone. Emas yang kamu beli akan dititipkan pada aplikasi dan dapat kamu ambil saat sudah mencapai berat yang ada di pasaran. Bisa juga, emas tersebut kamu jual ketika membutuhkan uang tunai.

Karena bulan puasa masih dalam beberapa minggu, kamu masih bisa melakukan penghematan saat ini. Meskipun jumlah uang yang dihemat tidak besar, uang tersebut pasti akan berguna saat Ramadhan tiba. Selamat menjalankan ibadah puasa!

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *