6 Tanda Cara Mengatur Keuangan yang Salah

Apakah kamu sudah mengatur uangmu dengan benar?
Cara Mengatur Keuangan

Cara mengatur keuangan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kamu memiliki keuangan yang sehat atau tidak. Sedikit atau banyaknya uangmu bisa semakin maksimal digunakan jika kamu mengaturnya dengan cara yang tepat.

 Namun, yang sering terjadi justru sebaliknya. Tidak sedikit orang yang salah mengatur uang mereka hingga menimbulkan masalah yang tak berakhir. Nah, agar kamu tidak terjebak dalam masalah yang sama, kenali tanda cara mengatur keuangan yang salah berikut ini!

Pengeluaran Lebih Besar dari Pemasukan

Cara Mengatur Keuangan

Apakah kamu pernah atau masih mengalami masalah keuangan ini? Masalah keuangan seperti ini tentu tidak dialami kamu seorang. Namun, lama atau sebentarnya tergantung bagaimana cara kamu memperbaiki keuanganmu.

Agar tidak perlu khawatir lagi mengenai tagihan, cicilan utang, dan biaya bulanan lainnya, kamu perlu memeriksa kembali cara mengatur keuangan bulananmu. Hanya dengan ini kamu bisa terhindar dari rasa khawatir mengenai biaya bulananmu.

Salah satu cara mengatur keuangan untuk memperbaiki masalah ini ialah mengurangi pengeluaran yang tidak terlalu penting. Cobalah berhemat dengan berhenti makan di luar, nongkrong dengan teman, berhenti layanan langganan, atau mengurangi biaya paket internet. Hanya dengan mengurangi pengeluaran kamu bisa menyeimbangkan keuanganmu.

Cara Mengatur Keuangan Pribadi yang Salah: Sedikit Tabungan

Cara Mengatur Keuangan

Tanda berikutnya untuk tau cara mengatur keuangan yang salah ialah kamu tidak memiliki tabungan. Tidak perlu berapa besar pendapatan yang dimiliki jika tidak memiliki tabungan, kamu tetap bisa memiliki masalah keuangan. 

Terlebih jika situasi darurat terjadi, seperti kehilangan pekerjaan atau terkena sakit parah, tanpa adanya tabungan atau dana darurat kamu akan sulit bertahan. Untuk mengatasinya, kamu perlu menabung dari sekarang.

Namun, sebelum itu, kurangilah pengeluaranmu dan berhemat sehingga kamu memiliki uang yang bisa ditabung. Menabung yang baik juga usahakan di awal bulan setelah kamu menerima uang dan sebelum dibagi untuk keperluan yang lain. Tidak perlu besar, cukup pisahkan 5-10% dari uangmu untuk ditabung secara rutin.

Tidak Memiliki Rencana Keuangan

Cara Mengatur Keuangan

Tanda kesalahan berikutnya ialah kamu tidak memiliki rencana keuangan. Jangankan rencana keuangan untuk jangka menengah atau panjang, kamu mungkin bahkan tidak memiliki rencana keuangan untuk pengeluaran bulanan.

Tanpa rencana keuangan, keuanganmu bisa berantakan. Pengeluaran bisa tidak terkendali sementara pemasukan tidak tercatat. Selain itu, kamu juga tidak akan bisa menyiapkan dana apa pun untuk keperluan di masa depan. 

Karena itu, mulailah membuat rencana keuangan bulanan untuk merapikan pengelolaan uangmu. Cara ini juga bisa digunakan untuk mengatur keuangan rumah tangga agar tidak boros. Pelan-pelan ketika keuangan sudah stabil, kamu bisa menyusun rencana keuangan lebih besar untuk masa depanmu.

Belanja Mengikuti Tren

Cara Mengatur Keuangan

Tidak bisa dipungkiri saat ini fashion, gaya hidup, serta biaya untuk mewujudkan itu semua sudah sangat berbeda dibandingkan zaman dahulu. Dengan adanya internet, setiap tren bisa berkembang dengan cepat dan membuat siapa pun menjadi tertarik mengikutinya.

Masalahnya, tren seperti itu, entah dalam gaya hidup, berpakaian, atau kuliner tidak akan pernah berhenti. Masyarakat dituntut untuk selalu berubah dan terus mengikutinya hanya menambah beban pengeluaran.

Jika kamu termasuk yang selalu mengikuti tren, cobalah hitung kembali berapa banyak barang yang dibeli karena kebutuhan dan hanya karena keinginan. Meski tidak salah, ada baiknya mulai sekarang uang disimpan atau diinvestasikan untuk kepentingan hidupmu di masa depan. Dengan begitu, kamu bisa menikmati gaya hidup yang nyaman lebih lama. 

Belanja untuk Menghibur Diri

Cara Mengatur Keuangan

Apakah kamu termasuk orang yang berbelanja saat stres atau menghadapi masalah? Ketika berbelanja, perasaanmu menjadi lebih baik sehingga kamu terus berbelanja. Jika begitu, kamu sudah menggunakan uangmu dengan cara yang salah.

Meski bisa membuat kamu teralihkan dari masalah untuk sementara, berbelanja secara impulsif bisa mendatangkan masalah keuangan yang lebih besar. Cobalah mengenali kebiasaanmu tersebut kemudian segera perbaiki.

Jika ingin merasa lebih baik saat ada masalah, akan lebih jika kamu menyimpan uang. Ketika uang tabungan sudah semakin bertambah, kamu bisa merasa senang, bersemangat, dan tentunya lebih positif ketika ada masalah.

Belanja untuk Meredakan Rasa Bersalah

Cara Mengatur Keuangan

Selain pelarian ketika ada masalah, belanja juga bisa digunakan orang sebagai cara untuk menghilangkan rasa bersalah dalam masalah hidup yang dihadapi. Misal, kedua orang tua yang sibuk bekerja akhirnya membelanjakan banyak barang dan mainan untuk anaknya. Atau masalah pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Belanja tidak akan pernah menyelesaikan masalah kamu walaupun memberi rasa senang untuk sesaat. Jika ada masalah, akan lebih baik kamu menenangkan pikiran dengan berjalan, berolahraga, atau berbicara langsung dengan orang yang bersangkutan.

Mulailah menggunakan uangmu dengan bijaksana untuk kebutuhan saat ini serta masa depan dan bukan hanya sekadar memenuhi keinginan. Ingat, kamu belum tentu bisa menghasilkan uang sebanyak sekarang saat tua nanti.

  

============

Dari semua tanda di atas, apakah kamu memiliki salah satunya? Jangan panik, kamu masih bisa memperbaiki keadaan. Yang perlu kamu lakukan ialah mendata pemasukan, pengeluaran, utang, atau cicilan.

Segera buat anggaran bulanan dan utamakan untuk melunasi utangmu. Di saat yang bersamaan, disiplinkan diri agar tidak lagi belanja barang yang tidak termasuk dalam kebutuhanmu. 

Meski akan membutuhkan waktu, keuangan kamu pasti bisa membaik!

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *