Jangan Bingung Lagi, Ini 7 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga!

Keuangan bisa lebih mudah!
Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Cara mengatur keuangan rumah tangga agar berjalan dengan lancar setiap bulannya memang bukan pekerjaan mudah. Namun, bukan berarti kamu dan pasangan tidak bisa melakukannya. Jadi, jangan langsung menyerah.

Untuk memiliki perencanaan keuangan keluarga yang baik, ada banyak perbaikan dan ide-ide baru yang perlu dicoba. Kamu dan pasangan tidak boleh hanya terpaku pada cara yang sudah biasa digunakan.

Jika satu cara tidak berhasil, coba cara lain untuk mendapatkan langkah terbaik yang cocok dengan karakteristik finansial keluarga kamu. Nah, delapan cara di bawah ini bisa kamu coba untuk mengatur keuangan rumah tangga kamu agar lebih baik!

Hitung Pendapatan Bersama

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Langkah pertama dalam cara mengatur keuangan rumah tangga ialah mengetahui total pemasukan kamu dan pasangan. Oleh sebab itu, duduk bersama dan hitung total gaji bulanan, penghasilan tambahan, dan upah lainnya.

Jika tahu total penghasilan, kamu dan pasangan akan memiliki gambaran jelas nilai uang yang bisa dialokasikan. Pembagian anggaran bulanan rumah tangga pun bisa dilakukan lebih mudah dan terarah.

Meski banyak yang bisa terbuka mengenai masalah penghasilan, tidak sedikit pasangan yang masih saling menutupi perihal uang yang dimiliki. Untuk keuangan keluarga yang sehat dan stabil, tidak ada salahnya untuk mencoba terbuka membahas masalah finansial.

Bagi Uang untuk Pengeluaran

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Setelah total pemasukan diketahui, mengatur pengeluaran rumah tangga menjadi langkah berikutnya dalam mengelola keuangan kamu dan pasangan. Alokasi uang yang tepat memiliki peranan penting agar keuangan bebas masalah.

Agar kamu bisa mengalokasikan uang dengan baik, ketahui terlebih dahulu pengeluaran dan belanja bulanan rumah tangga serta pribadi. Lakukan pendataan sederhana lalu bagi uang sesuai dengan fungsinya.

Utamakan kebutuhan dan pengeluaran primer. Jika dana masih bisa ada, kamu bisa mengalokasikannya untuk kebutuhan sekunder dan tersier. Kamu juga bisa membagi uang rumah tangga dengan porsi 50% untuk kebutuhan sehari-hari, 30% untuk cicilan, 10% untuk investasi, dan 10% untuk asuransi.

Sisihkan untuk Dana Darurat

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Cara mengatur keuangan rumah tangga berikutnya ialah pisahkan uang untuk dana darurat. Jika sebelum menikah kamu menyiapkan dana darurat, setelah menikah juga demikian. Dana darurat untuk rumah tangga bahkan harus lebih besar daripada sebelumnya.

Saat masih sendiri dan belum menikah, kamu cukup menyiapkan dana darurat tiga kali pengeluaran. Setelah menikah dan belum memiliki anak, kamu perlu menyiapkan dan darurat enam hingga sembilan kali pengeluaran bulanan.

Jika sudah memiliki anak, siapkan dana darurat sembilan hingga dua beli kali pengeluaran bulanan. Kalau kamu bisa mengumpulkan lebih banyak, lebih baik. Karena dengan begitu, ada lebih banyak uang yang bisa digunakan ketika ada kejadian yang tidak terduga ataupun pengeluaran di luar anggaran.

Selain itu, lebih lama pula keuanganmu bertahan. Dengan adanya dana darurat, kamu tidak perlu khawatir keuangan secara keseluruhan ataupun anggaran bulanan akan terganggu. 

Alokasikan untuk Masa Depan

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Mengatur keuangan keluarga akan lebih maksimal jika kamu dan pasangan bisa mengalokasikan uang untuk keperluan masa depan. Misal, dengan berinvestasi setiap bulan minimal 10%.

Hasil dari investasi tentunya akan sangat berguna, entah itu untuk dana pendidikan anak, biaya haji, biaya membangun rumah, ataupun sebagai tabungan hari tua. Intinya, uang tersebut akan memberi banyak manfaat.

Oleh sebab itu, persiapkan dari sekarang. Berinvestasi sejak muda, terutama selagi belum memiliki anak, lebih menguntungkan. Kamu bisa menginvestasikan dana lebih besar dan memberi waktu agar uang berkembang lebih lama.

Terapkan Gaya Hidup Hemat

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Semua cara mengatur keuangan rumah tangga yang sudah direncanakan bisa gagal jika kamu tidak hemat dalam pelaksanaannya. Oleh sebab itu, menerapkan gaya hidup hemat sangat penting. 

Bukan berarti kamu meniadakan kebutuhan yang ada, tapi meminimalkan pengeluaran yang tidak penting. Nah, pengeluaran seperti apa saja? Ini contohnya.

Masak Makanan Sendiri

Untuk menghindari makan siang di luar, ada baiknya mulai sekarang kamu masak sendiri. Selain lebih sehat dan terjamin kualitasnya, kamu bisa lebih hemat dalam membelanjakan uang. 

Kurangi Produk yang Membutuhkan Biaya Langganan

Jarang nonton televisi, tapi memiliki langganan berbayar? Ini saatnya untuk mengeliminasi biaya langganan yang jasanya tidak benar-benar kamu gunakan. Maksimalkan pengeluaran uang untuk kebutuhan lain yang lebih penting.

Gunakan Motor 

Jika memiliki motor, ongkos transportasi bisa lebih murah. Selain itu, kamu juga bisa lebih hemat waktu di perjalanan. Dibandingkan dengan biaya transportasi online, naik motor sendiri lebih hemat.

Kurangi Belanja yang Tidak Perlu

Data belanja bulanan serta harian kamu dan pasangan, lalu hentikan kebiasaan beli barang yang tidak terlalu penting, seperti tas atau pakaian yang sudah banyak kamu miliki. Bukan berarti kamu tidak boleh beli baju, tapi setidaknya kamu tidak perlu belanja baju baru setiap bulan. Usahakan belanja barang yang memang dibutuhkan. 

Kurangi Jajan

Di kantor sering beli camilan atau jajanan ringan lainnya? Nah, meski terlihat kecil, biaya jajanan jika dijumlahkan bisa menghasilkan angka yang cukup besar. Jadi, tidak ada salahnya dikurangi agar kamu memiliki uang lebih banyak yang bisa dialokasikan.

Jangan Berutang

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Meski utang bukan hal yang buruk, utang untuk keperluan yang tidak mendesak sebaiknya dihindari. Jika memiliki rencana untuk liburan atau membeli sesuatu, akan lebih baik jika kamu dan pasangan menabung uang daripada berutang.

Tanpa utang, keuangan bisa lebih sehat dan rencana keuangan juga bisa lebih mudah dicapai. Kamu tidak akan memiliki masalah merencanakan atau mengalokasikan uang pengeluaran apa pun.

Evaluasi Keadaan Keuangan

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Langkah berikutnya, jangan lupa untuk selalu melakukan evaluasi terhadap cara dan pilihan keuangan yang sudah kamu terapkan. Dengan begini, kamu bisa mengetahui kekurangan serta kelemahan yang perlu ditingkatkan.

Kamu juga bisa melihat sebaik mana investasi yang sudah dilakukan serta apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki keadaan jika ada masalah. Kamu dan pasangan juga akan lebih mengenal kebiasaan satu sama lain, terutama dalam hal pengeluaran.

========

Selain tips dan trik yang disarankan, cara terbaik mengatur keuangan rumah tangga adalah kerja sama yang harmonis antara kamu dan pasangan. Jadi, usahakan mendiskusikan langkah keuangan apa pun di masa depan bersama-sama.

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *