3 Alasan untuk Membeli dan Tidak Membeli Logam Mulia

Investasi emas atau logam mulia memang sangat populer untuk berbagai kalangan, baik yang masih baru bekerja atau memasuki usia pensiun. Mungkin kamu juga banyak mendengar dari orang tua bahwa kamu harus membeli logam mulia untuk investasi.

Betul sih, investasi emas memang aman dan menguntungkan untuk jangka panjang. Tetapi seperti halnya jenis investasi lain, investasi logam mulia juga tidak luput dari risiko, meskipun mungkin tidak sebesar yang lain.

Nah, karena setiap halbukan cuma investasi emaspasti ada plus minusnya, di sini ada beberapa alasan apakah kamu harus membeli logam mulia atau tidak. Simak yuk supaya kamu bisa menentukan pilihan dengan lebih bijak!

Kenapa Harus Membeli Logam Mulia?

Investasi logam mulia memiliki keunggulan tersendiri dibanding investasi lain. Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa kamu harus membeli logam mulia untuk investasi.

Diversifikasi

Kunci diversifikasi adalah menemukan investasi yang tidak berkorelasi erat satu sama lain. Emas secara historis memiliki korelasi negatif dengan saham dan instrumen keuangan lainnya. Sejarah beberapa dekade terakhir mendukung hal ini, contohnya saja:

  • Tahun 1970-an adalah tahun yang bagus untuk emas, tapi buruk untuk saham.
  • 1980-an dan 1990-an tahun yang bagus untuk saham, tapi buruk untuk emas.
  • Pada tahun 2008 saham turun secara drastis karena orang-orang lebih memilih emas.

Investor yang memiliki diversifikasi baik bisa menggabungkan emas dengan saham dan obligasi dalam portofolio untuk mengurangi volatilitas (perubahan naik-turun harga pasar saham) dan risiko secara keseluruhan.

Melindungi dari Nilai Mata Uang & Inflasi

Kalau kamu yakin mata uang rupiah akan mengalami penurunan, logam mulia akan menawarkan solusi untuk “melindungi” kamu dari risiko ini. 

Saat mata uang melemah, nilai logam mulia cenderung akan meningkat. Mengenai inflasi, ada beberapa orang yang berpendapat bahwa logam mulia akan naik dalam periode inflasi tinggi dan melindungi daya beli. 

Tidak Terpengaruh Kondisi Geopolitik

Emas mempertahankan nilainya tidak hanya di saat ketidakpastian keuangan, tetapi di saat ketidakpastian geopolitik. Karena itu, emas sering disebut “komoditas krisis,” karena orang-orang berlari ke pilihan yang relatif aman ketika ketegangan dunia meningkat. 

Sebagai contoh, emas terlihat mengalami pergerakan harga di tahun ini sebagai respons terhadap krisis yang terjadi di Uni Eropa. Harganya akan naik ke angka yang tinggi ketika kepercayaan pada pemerintah cenderung rendah.

[Baca juga: Investasi Emas Batangan dengan Lebih Menguntungkan dengan Cara Ini]

Kenapa Tidak Membeli Logam Mulia?

Meskipun ada keuntungan yang bisa kamu dapatkan, investasi emas juga punya kekurangannya tersendiri. Sebelum membeli logam mulia, perhatikan dulu hal-hal berikut ini.

Tidak Ada Pendapatan Dividen

Warren Buffet (salah satu pengusaha tersukses sepanjang masa) sangat menentang logam mulia sebagai investasi. Salah satu alasan terkuatnya adalah bahwa investasi ini tidak memberikan pemasukan (seperti dividen atau bunga). 

Namun sebenarnya ini adalah alasan yang tidak terlalu berpengaruh karena uang yang kamu investasikan dalam logam mulia memiliki opportunity cost (keuntungan yang hilang saat kamu memilih alternatif investasi lain) yang lebih rendah. 

Keuntungan Lebih Jangka Panjang

Saat kamu berinvestasi emas, kamu tidak bisa mengharapkan keuntungan yang besar hanya dalam beberapa tahun, tidak seperti saham misalnya. Kalau kamu membeli emas hari ini dan menjualnya 5 tahun kemudian, mungkin kamu akan kecewa, apalagi kalau emas kamu yang punya jumlahnya tak banyak.

Perubahan Harga Bisa Menyebabkan Kerugian

Terkadang nilai emas naik ketika pasar saham ambruk dan investor berlomba untuk berinvestasi emas dengan harga tinggi. Begitu kepanikan mereda, harga emas berubah lagi dengan sendirinya. Hal ini dapat menyebabkan kerugian bagi para investor, jadi kamu harus lebih bijak saat akan membelinya.

[Baca juga: Kenapa Harga Emas Turun? Ini Penyebabnya!]

Nah, sekarang kamu jadi lebih mudah kan mau memutuskan membeli emas atau tidak? Ingatlah kalau semua investasi perlu dilakukan dengan bijak, jadi kamu harus banyak-banyak cari informasi sebelumnya.

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *