Awas Bangkrut di Usia Muda! Ini 5 Tanda yang Harus Kamu Waspadai

Mencegah selalu lebih baik.
Bangkrut di Usia Muda

Bangkrut di usia muda? Meskipun terdengar tidak mungkin, bukan berarti tidak bisa terjadi.

Kebangkrutan bukan hanya untuk seseorang yang sudah tua dan tidak memiliki pekerjaan.

Seseorang bisa bangkrut selama tidak memiliki pengelolaan uang yang baik tidak peduli umur dan pekerjaan mereka.

Jika begitu, generasi yang lebih muda dengan pengeluaran dan pendapatan yang besar pun memiliki potensi bangkrut di usia muda.

Bila sejumlah tanda di bawah ini sudah dialami atau terjadi, kamu harus mulai waspada, nih. Segera cek pengelolaan keuanganmu dan lakukan perbaikan!

1. Menghabiskan Uang untuk Keperluan yang Tidak Penting

Bangkrut di Usia Muda

Kamu hanya terus membeli dan membeli barang, berpikir kamu menyukai dan membutuhkan barang tersebut.

Namun, pada akhirnya barang tersebut hanya menumpuk dan tidak pernah digunakan.

Pernah mengalami seperti itu? Ketika ada tas cantik atau baju bagus tidak berpikir dua kali dan langsung membelinya?

Padahal kamu masih memiliki tas dan baju baru lainnya.

Jika membeli barang hanya berdasarkan keinginan dan bukan kebutuhan, kamu pasti akan terus mengeluarkan uang tanpa disadari.

Pada akhirnya, uang bulanan bisa habis lebih cepat atau utang kartu kredit menjadi lebih besar.

Sebelum keadaan bertambah buruk, kamu harus mengontrol keinginan berbelanjamu.

Fokuskan pembelian pada kebutuhan dan bukannya keinginan.

Dengan begini, kamu bisa lebih mudah mengendalikan uang.

[Baca: 5 Cara Mencari Penghasilan Tambahan Lewat Media Sosial ]

2. Selalu Mengikuti Tren

Bangkrut di Usia Muda

Saat ini, banyak tren yang terjadi. Satu tren bisa berubah dengan sangat cepat.

Sebagai generasi muda dan dihadapi dengan semua tren yang berkembang, kamu juga mungkin tergiur untuk mengikutinya.

Nah, sekali dua kali tidak masalah.

Namun, jika mengeluarkan uang untuk selalu mengikuti tren, kamu hanya akan menghabiskan uang untuk keperluan yang tidak penting.

Akhirnya, uang habis tanpa ada nilai tambah yang bisa dirasakan untuk waktu yang lama. Solusinya, selektiflah dalam mengikuti tren.

Tidak ada kewajiban untuk selalu mengikuti tren jika pada akhirnya hanya membuat keuangan bermasalah. Utamakan kesehatan keuanganmu.

3. Utang Lebih Besar dari Pendapatan

Bangkrut di Usia Muda

Utang bisa saja dampak gaya hidup kekinian yang dilakukan tanpa banyak perhitungan.

Demi mengikuti tren terbaru atau tuntutan gaya hidup, kamu membuat utang yang sebenarnya tidak menguntungkan untuk masa depan.

Nah, jika sudah kesulitan membayar cicilan utang, itu artinya utang sudah menjadi lebih besar daripada pendapatan.

Tanpa sadar kamu terus membuat utang sementara pemasukan tidak berubah.

Agar tidak bangkrut di usia muda, lebih baik hindari berutang jika bukan karena alasan yang penting, seperti membuka usaha atau membiayai pendidikan.

Ubah gaya hidup mewah menjadi gaya hidup sederhana dan hemat. Dengan begitu, uangmu bisa selamat!

[Baca: 7 Tanda Keuangan Pribadi Bermasalah yang Harus Segera Diatasi ]

4. Tidak Memiliki Tabungan

Bangkrut di Usia Muda

Bagaimana mungkin bisa memiliki tabungan jika uang sudah habis dibelanjakan, benar tidak?

Namun, tidak memiliki tabungan bisa memengaruhi kesehatan keuanganmu.

Oleh sebab itu, pisahkan uang di awal bulan untuk ditabung lalu atur pengeluaran harian dan bulananmu.

Jika pengeluaran diatur dengan baik, kamu masih bisa menabung meskipun sedikit.

Selama ada tabungan, kamu tidak akan bangkrut di usia muda karena memiliki dana cadangan.

5. Tidak Memiliki Rencana Jangka Panjang

Bangkrut di Usia Muda

Rencana jangka panjang sama pentingnya dengan tabungan.

Tabungan juga bisa untuk masa depan, tapi rencana jangka panjang membutuhkan lebih dari sekadar tabungan.

Agar rencana jangka panjang terwujud, kamu perlu berinvestasi untuk masa depan.

Dengan memiliki rencana jangka panjang, kamu akan memiliki motivasi untuk menggunakan uang untuk alasan yang baik.

Kamu tidak akan mudah mengeluarkan uang atau menghabiskan tanpa alasan yang jelas.

Karena jika tidak mengelola uang dengan baik, rencana masa depan bisa semakin lama diwujudkan.

Oleh sebab itu, buatlah rencana jangka panjang dan perhitungan untuk mencapainya.

[Baca: 7 Tips Menyiapkan Dana Liburan ]

 

==========

Jika ada tanda di atas yang terjadi padamu, jangan panik dan usahakan untuk tetap mengelola uang dengan baik. Meski proses perbaikan membutuhkan waktu, setidaknya kamu sudah mencobanya.

Ingat, untuk mengendalikan pengeluaran. Sebaliknya, jika tidak memiliki tanda-tanda di atas, kamu harus tetap disiplin dalam mengelola keuangan agar tujuan masa depan bisa segera terwujud!

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *