Mau Sukses Berinvestasi? Buat Para Milenial, Ikuti Aturan Ini!

Pasti banyak dari kamu generasi Milenial yang bingung mengatur keuangan dan investasimu. Tidak heran, hal ini memang tidak pernah dipelajari secara umum di sekolah, kecuali kalau kamu belajar sendiri dari luar.

Mungkin banyak pertanyaan yang muncul di pikiran kamu. Sejak kapan harus berinvestasi? Investasi apa yang bisa kamu lakukan untuk masa depan? Mana yang paling menguntungkan dan bagaimana caranya meraih hasil maksimal dari investasimu?

Pada dasarnya, kita semua ingin sukses dalam berinvestasi, kan? Kalau kamu baru memulai investasi dan masih bingung apa yang harus dilakukan, ikuti beberapa aturan ini saja!

1. Bukan Berapa Banyak Penghasilan, Tapi Berapa Banyak yang Kamu Simpan

Jangan menunggu sampai kamu berpenghasilan lebih untuk menabung atau berinvestasi. Hal ini penting diingat karena kalau kamu menunggu sampai berpenghasilan bertambah, keinginanmu pasti akan ikut meningkat juga.

Ada beberapa kasus di mana seseorang memiliki gaji tinggi, tapi ia juga menghabiskan uang sama banyaknya dengan yang ia terima. Misalnya membeli mobil sport, makan di restoran mewah, dan sebagainya. Kalau misalnya dia berhenti bekerja, maka dia tidak punya gaya hidup yang sama.

Jadi, menyisihkan sebagian uangmu untuk berinvestasi adalah aturan terpenting yang harus kamu pegang sebagai Milenial. Lebih baik membiasakan hal ini dari awal daripada kamu memakai uangmu terus-terusan untuk keinginanmu semata.

[Baca juga: Sudahkah Kamu Memiliki Kebebasan Finansial?]

2. Diversifikasi Portofolio Investasi

Diversifikasi adalah cara mengurangi risiko dengan mengalokasikan investasi di berbagai instrumen keuangan, industri, dan lainnya. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan hasil dari berbagai jenis investasi yang akan bereaksi secara berbeda terhadap peristiwa yang sama.

Memiliki beberapa aset berwujud dalam portofolio kamu bisa bertindak sebagai pelindung dalam perekonomian saat ini. Dengan adanya terorisme, krisis pasar dan inflasi, sangat penting untuk menyimpan setidaknya 25% dari portofolio kamu dalam logam mulia. 

Bagi Milenial khususnya, sebagai generasi yang terjerat dalam gejolak ekonomi, berinvestasi dalam aset safe haven adalah langkah yang cerdas. Investasi safe haven adalah investasi yang nilainya akan bertahan, bahkan terus meningkat dalam jangka panjang, misalnya emas batangan.

3. Pertimbangkan Risiko yang Kamu Hadapi

investasi millennial

Ini adalah hal penting yang harus kamu tanyakan pada diri sendiri. Risiko macam apa yang bersedia kamu ambil? Hal ini juga pasti akan ditanyakan oleh penasihat keuangan kamu sebelum kamu mulai berinvestasi.

Saat kamu lebih muda, kamu melakukan investasi yang lebih berisiko karena kamu punya lebih banyak waktu untuk memperbaikinya jika terjadi kesalahan. Tetapi terlepas dari bagaimana kamu menginvestasikan uang, kamu harus tahu sejak awal apakah kamu rela kehilangan sejumlah uang itu.

Saat berinvestasi, jangan menghabiskan seluruh tabungan ke dalam satu jenis investasi saja, misalnya saham. Hal ini sangat berisiko apalagi kalau posisi keuanganmu akan jadi tidak stabil jika investasi itu gagal.

Jadilah lebih cerdas mengatur arus uangmu dan lakukan investasi berisiko hanya jika kamu yakin akan tetap selamat walaupun gagal. Kalau kamu mengikuti aturan ini, pastinya kamu akan lebih tenang saat berinvestasi.

[Baca juga: Ternyata Ini Investasi yang Disukai Milenial!]

Nah, semoga panduan ini bisa membantu kamu dalam berinvestasi, ya! Jadi jangan ragu lagi untuk memulai investasi dari sekarang, lebih awal lebih baik!

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *