Ini Alasannya Anggaran Keuangan yang Kamu Buat Selalu Gagal

Cari tahu alasannya di sini!
Anggaran Keuangan

Setiap bulan kita dianjurkan untuk membuat anggaran keuangan. Anggaran keuangan adalah pembagian uang yang akan mengatur arus kas keuangan kamu, seperti dana untuk pengeluaran wajib atau pengeluaran lainnya.

Tidak hanya pengeluaran, tabungan, investasi, dan kebutuhan lain pun membutuhkan anggaran khusus. Dengan adanya anggaran keuangan ini, kamu bisa memastikan semua kebutuhan memiliki alokasi dana.

Namun, sayangnya masih banyak yang belum berhasil menerapkan anggaran keuangan setiap bulan. Kenapa bisa begitu? Ini alasannya.

Tidak Disiplin dengan Anggaran yang Dibuat

Anggaran Keuangan

Sejauh ini, tidak disiplin menjadi alasan terbesar mengapa anggaran keuangan yang kamu buat gagal dilakukan. Jika kamu tidak disiplin mengeluarkan uang sesuai dengan anggaran yang kamu buat, maka arus kas pun akan menjadi kacau. Bukan tidak mungkin kamu akan menghabiskan uang lebih banyak dari yang telah dianggarkan. 

Jika sudah berantakan, akan sulit untuk diperbaiki di bulan tersebut ataupun di bulan berikutnya. Terlebih jika kamu menambah beban utang yang harus dibayar. Oleh sebab itu, pengendalian diri dalam belanja dan mengeluarkan uang menjadi salah satu hal yang harus kamu perhatikan agar anggaran uang bisa berhasil.

Tidak Menyiapkan Dana Cadangan

Anggaran Keuangan

Dalam satu bulan, ada banyak kejadian tidak terduga yang bisa terjadi dan membutuhkan uang. Jika kamu tidak menyiapkan dana untuk keperluan dadakan ini, mau tidak mau kamu harus menggunakan uang untuk sumber pengeluaran lain. Inilah yang membuat anggaran bulanan menjadi berantakan. 

Dana cadangan memang tidak selalu dibutuhkan, tapi ada baiknya kamu menyiapkannya setiap bulan. Pisahkan dalam jumlah yang tidak terlalu besar dan simpan di e-wallet atau rekening yang mudah diakses. Jika tidak digunakan, uang bisa disimpan dan bisa menjadi tambahan untuk bulan berikutnya.

Tidak Memiliki Dana Darurat

Anggaran Keuangan

Dana darurat disiapkan untuk kejadian mendesak yang membutuhkan dana cukup besar. Idealnya, kamu menyiapkan dana darurat beberapa kali pengeluaran bulanan. Misal, untuk orang yang belum menikah disarankan memiliki dana darurat tiga hingga enam kali pengeluaran bulanan.

Untuk yang menikah, dana darurat yang dimiliki sebaiknya sembilan hingga dua belas kali pengeluaran bulanan. Jika bisa mengumpulkan lebih besar, akan lebih baik untuk keuanganmu karena masa-masa sulit bisa saja membutuhkan dana lebih besar.

Oleh sebab itu, dana darurat merupakan kriteria keuangan penting yang perlu disiapkan. Tanpa dana ini, saat ada keadaan darurat, tidak hanya anggaran bulanan bisa tersedot, tapi kamu juga mungkin harus berutang.

Tidak Memisahkan Tempat Penyimpanan Uang

Anggaran Keuangan

Cara membuat anggaran keuangan yang baik bisa dengan memiliki beberapa rekening bank. Pisahkan tempat penyimpanan uang sesuai dengan fungsi dan kegunaannya. Dengan begitu, uang tidak akan dipakai untuk keperluan lain.

Sayangnya, masih banyak orang yang menyatukan uang mereka dalam satu rekening. Hal ini memang tidak dilarang, tapi jika masih dalam satu rekening, kemungkinan uang terpakai lebih besar.

Melihat jumlah uang yang masih cukup banyak di rekening akan membuat kamu berpikir masih memiliki cukup uang. Jadi, tidak masalah jika menggunakannya untuk membeli ini dan itu. Jika tidak bisa mengendalikan diri, uang bisa dipakai dan rencana anggaran keuangan yang sudah dibuat pun gagal. 

Tidak Menentukan Prioritas Pengeluaran

Anggaran Keuangan

Dengan penghasilan yang besar membuat anggaran keuangan pribadi menjadi lebih mudah karena semua kebutuhan bisa terpenuhi. Lalu, bagaimana jika penghasilan tidak bisa menutupi semua pengeluaran?

Jawabannya kamu perlu menentukan prioritas pengeluaran setiap bulan. Tentukan pengeluaran yang penting, wajib, dan perlu dianggarkan. Hilangkan atau tunda pengeluaran yang dirasa tidak penting dan masih bisa menunggu.

Dengan begini, keuangan akan lebih rapi dan sehat. Sebaliknya, jika anggaran dipaksakan untuk semua pengeluaran, padahal ada yang lebih mendesak, kamu akan kesusahan dan anggaran sudah pasti sulit dijalankan.

Tidak Menyediakan Uang untuk Pengeluaran Tertentu

Anggaran Keuangan

Saking banyaknya pengeluaran dalam satu bulan, kamu bisa saja lupa menganggarkan uang untuk pengeluaran tersebut. Pernah mengalami hal itu? Kebutuhan yang tidak direncanakan ini bisa mengganggu anggaran yang sudah dibuat.

Jika pengeluaran tersebut masih bisa ditunda, cobalah untuk menganggarkannya di gaji bulan berikutnya. Namun, jika mendesak, kamu bisa menggunakan uang lain yang belum digunakan dan tidak dialokasikan untuk pengeluaran apa pun.

Bisa juga, gunakan uang cadangan untuk membiayai pengeluaran yang lupa dianggarkan. Nah, karena itu juga, menyiapkan dana cadangan perlu dilakukan untuk berjaga-jaga jika ada pengeluaran kecil yang perlu dibiayai.

Anggaran untuk Tabungan atau Investasi Terlalu Besar

Anggaran Keuangan

Membuat anggaran keuangan pribadi ada baiknya mengalokasikan uang untuk tabungan dan investasi dalam salah satu bulan. Namun, yang perlu diingat jangan sampai kamu mengalokasikan uang terlalu besar untuk keduanya.

Walaupun lebih besar lebih baik, kamu tidak boleh melupakan dan mengabaikan kebutuhan saat ini. Jika alokasi untuk investasi dan tabungan terlalu besar, kebutuhan sehari-hari selama satu bulan bisa sulit terpenuhi.

Oleh sebab itu, alokasikan dengan jumlah yang sudah diperhitungkan. Pisahkan 50% dari gaji untuk pengeluaran dan kebutuhan sehari-hari, 10%-20% untuk investasi, tabungan, dana darurat, dan sisanya bisa dipakai untuk membayar cicilan jika ada utang. Jika tidak ada, uang bisa dialokasikan untuk dana hiburan, hobi, atau uang jaga-jaga.

 

========

Memiliki pola keuangan yang rapi memang tidak mudah, selalu ada evaluasi dan perbaikan yang harus dilakukan. Setelah mengetahui alasan gagalnya anggaran seperti di atas, cobalah untuk memperbaikinya. Asalkan kamu mau memperbaiki kesalahan, keuangan kamu pasti bisa membaik!

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *