Pertama Kali Kerja? Hindari 7 Kesalahan Finansial Ini!

Hindari sejak awal!
Kesalahan Finansial

Selamat untuk kamu yang sudah mulai bekerja! Hati-hati mengelola uangmu agar tidak melakukan kesalahan finansial yang berakibat panjang. Jika sejak pertama kamu mengelola uang dengan tepat, keuanganmu bisa terus sehat. 

Oleh sebab itu, langkah pertama sejak menerima gaji merupakan pilihan penting yang memengaruhi keuanganmu selanjutnya. Contoh kesalahan finansial apa yang sebaiknya kamu hindari agar keuangan bisa dikelola dengan baik?

Simak jawabannya di sini!

Tidak Punya Manajemen Keuangan

Kesalahan Finansial

Kesalahan mengatur keuangan yang sering dilakukan oleh orang-orang yang baru pertama kali menerima gaji ialah tidak mengelola gaji dengan tepat. Kesalahan ini juga masih banyak dilakukan oleh orang yang lebih dewasa.

Karena kamu masih muda dan baru mulai menerima gaji, akan lebih baik mulai belajar mengelola gaji sejak pertama kerja. Jika menunggu tua dan mapan terlebih dahulu, keuanganmu tidak akan pernah stabil.

Jadi, yang harus dilakukan ialah alokasikan gaji pertamamu sesuai dengan pengeluaran dan kebutuhan. Jangan hanya menyimpannya di rekening bank dan menariknya ketika harus membayar sesuatu.

Cara ini membuat kamu mengeluarkan uang tanpa rencana. Akan lebih baik, bagi uang untuk kebutuhan biaya hidup selama satu bulan, tabungan, investasi, dan cicilan utang jika ada.

 Tidak Merencanakan Tujuan Keuangan

Kesalahan Finansial

Kesalahan finansial berikutnya ialah tidak memiliki tujuan keuangan. Jangan kira karena masih muda sehingga wajar tidak memiliki tujuan keuangan. Justru, karena masih muda rencana keuangan harus sudah mulai ditetapkan.

Menetapkan tujuan keuangan sederhananya seperti menetapkan kehidupan di masa depan. Bagaimana kehidupan yang kamu inginkan? Kapan akan menikah, berkeluarga, atau cita-cita apa yang ingin diwujudkan? 

Dengan memiliki dan mengetahui arah hidup kamu ke depan, kamu bisa mulai mengatur uang sesuai dengan kebutuhan. Sebagai langkah awal, pastikan kamu memiliki dana darurat dan tabungan dalam tujuan keuanganmu. Jika terjadi sesuatu di luar rencana, dana darurat ini bisa digunakan tanpa mengganggu keuanganmu.

Menabung Hanya dari Sisa Pengeluaran

Kesalahan Finansial

Pertama memiliki gaji kamu mungkin ingin membeli banyak barang hingga akhirnya hanya menyisakan sedikit untuk biaya bulanan. Jangankan untuk tabungan, untuk biaya bulan berjalan mungkin menjadi pas-pasan. 

Kesalahan finansial ini perlu dihindari, nih. Meskipun tidak bisa menabung banyak, usahakan selalu memisahkan 5-10 persen dari gaji untuk ditabung. Pisahkan uang ini di awal agar berapa pun pengeluaran bulan itu, kamu tetap bisa menabung. 

Walau belum terasa, memiliki tabungan itu sangat bermanfaat untuk kamu. Percaya deh, memiliki tabungan membuat keuanganmu lebih sehat. 

Dana Darurat Tidak Disiapkan

Kesalahan Finansial

Dana darurat mungkin juga sering terlewat untuk kamu yang baru mulai bekerja. Namun, kamu tidak boleh mengabaikannya terus menerus. Selalu pisahkan uang untuk dana darurat secara rutin. 

Dana darurat dan tabungan berbeda, lho. Tabungan merupakan simpanan untuk mengumpulkan aset atau mewujudkan keinginan. Sementara dana darurat memiliki fungsi membiayai pengeluaran mendesak.

Dengan adanya dana darurat, ketika terjadi sesuatu yang mendadak kamu tidak lagi khawatir tidak ada uang. Keuangan bulanan juga tidak akan terpengaruh karena sudah ada dana khusus yang menalangi. 

Terjebak Tren

Kesalahan Finansial

Saat ini, semua yang baru berubah dan berganti dengan cepat. Kamu jangan sampai terjebak dengan berbagai tren yang sebenarnya tidak terlalu menguntungkan. Yang ada, kamu justru rugi.

Biaya mengikuti tren bisa lebih besar daripada biaya hidupmu dan itu semua hanya untuk keinginan yang tidak akan berakhir. Hati-hati terus menerus mengikuti keinginan, gaji berapa pun mungkin tidak akan pernah cukup.

Jangankan mengelola uang dengan baik, gaji yang didapat mungkin akan selalu terasa kurang. 

Mudah Membuat Utang

Kesalahan Finansial

Efek mengikuti keinginan dan tren salah satunya kamu bisa lebih mudah berutang pada siapa pun. Awalnya barangkali tidak terasa banyak, tapi utang yang terus bertambah bisa menjerat keuanganmu.

Uang habis untuk cicilan utang dan tidak ada yang tersisa. Kamu perlu memerhatikan masalah ini dengan serius. Jika memiliki kartu kredit, pastikan penggunaannya tidak melebihi batas.

Selain itu, jangan pinjam uang jika tidak benar-benar dalam keadaan terdesak.

Tidak Memikirkan Dana Pensiun

Kesalahan Finansial

Kamu memang masih muda dan pensiun juga masih lama, tapi bukan berarti dana pensiun bisa disiapkan nanti-nanti. Biaya pensiun tidak sedikit, apalagi jika kamu ingin mempertahankan gaya hidup seperti selagi muda. 

Karena membutuhkan uang yang banyak, kamu perlu waktu lama untuk menyiapkannya. Semakin cepat memulai, semakin kecil dana pensiun yang harus dikumpulkan setiap bulannya. Jadi, mengumpulkan dari sekarang lebih ringan untuk keuanganmu.

   

=================

Jangan takut jika kamu tidak memiliki pengalaman mengelola uang. Semua orang pun begitu, berawal dari tidak tahu lalu menjadi paham dan terbiasa. Masalahnya, apakah kamu mau memulai dengan benar dan disiplin melakukannya? 

Jika iya, keuangamu di masa depan bisa stabil, sehat, dan terus meningkat!

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *