Harga Emas Naik atau Turun? Cek di Sini Penyebabnya!

Hari ini naik atau turun?

Harga emas memang selalu berubah. Kamu tentu sering mendengar pertanyaan, harga emas naik atau turun hari ini? Perubahan harga emas dapat terjadi setiap harinya mengikuti perkembangan situasi dunia. Tidak hanya itu, harga dapat berubah karena berbagai faktor lain. Kamu perlu memahami faktor apa saja yang menyebabkannya naik dan turun. Dengan begitu, kamu tahu kapan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual emas. Faktor tersebut berkaitan dengan kejadian di sekitar kita sehingga kamu bisa mengamatinya. Untuk panduan, berikut tujuh faktor penyebab naik turunnya harga emas.

Nilai Tukar Dollar Amerika

Salah satu cara untuk mengetahui harga emas naik atau turun dapat kamu lihat dari perubahan nilai tukar dollar Amerika. Kamu harus ingat nilai tukar dollar dan emas selalu berlawanan. Jika harga dollar menguat, harga emas akan turun. Sebaliknya, jika dollar melemah, emas akan mengalami kenaikan. Jadi, nilai tukar dollar dapat menjadi salah satu patokan sehingga kamu tahu kapan harus membeli atau menjual emas. [Baca: Beli Emas dalam Jumlah Kecil, Ini Plus Minusnya ]

Inflasi

Setiap negara memiliki prediksi inflasi. Jika prediksi tersebut meleset, orang-orang umumnya akan membeli emas. Hal ini karena saat inflasi nilai uang akan turun dan orang akan mencari alat tukar lain yang lebih berharga. Beralihnya orang-orang membeli emas akan membuat permintaan emas tinggi sehingga harga emas pun akan naik.

Permintaan & Penawaran

Seperti yang disebutkan di atas, saat permintaan terhadap emas tinggi, harga pun akan ikut naik. Begitu pun jika permintaan rendah, harga emas akan turun. Permintaan emas yang tinggi tidak hanya bisa berasal dari masyarakat, tetapi juga bank-bank sentral dunia. Bank-bank sentral tersebut memonopoli pembelian emas dalam jumlah besar. Emas akan menjadi langka dan harga pun naik. [Baca: 6 Tempat Aman Beli Emas ]

Krisis Global

Situasi perekonomian dunia yang tidak menentu, perang, atau situasi politik di suatu negara bisa berdampak pada emas. Saat krisis terjadi, terlebih jika krisis tersebut melanda negara-negara besar, orang-orang akan panik dan mulai membeli emas dalam jumlah besar. Dengan begitu, harga emas pun akan melonjak.

Permintaan Industri Berbahan Baku Emas

Emas digunakan sebagai bahan baku untuk berbagai industri, seperti industri perhiasan, medis, atau elektronik. Permintaan yang terus naik dari berbagai industri tersebut dapat menyebabkan emas menjadi langka. Akhirnya, harga emas akan kembali naik. [Baca: Investasi Emas Batangan vs Perhiasan Emas: Pilih yang Mana? ]

Produksi Emas

Proses penambangan emas yang sulit akan membuat harga emas melonjak karena stoknya yang terbatas. Sebaliknya jika produksi emas melimpah, harga emas dapat turun. [Baca: Mengelola Hutang dengan 5 Cara Mudah Ini ]

Suku Bunga

Harga emas naik atau turun bisa juga dipengaruhi oleh suku bunga. Ketika suku bunga naik, harga emas akan turun. Suku bunga yang tinggi tersebut dapat menarik masyarakat untuk menyimpan uangnya di bank. Sementara jika suku bunga melemah, harga emas akan mengalami kenaikan.

 

A post shared by e-mas (@emas.apps) on

Untuk selalu tahu, kamu harus rajin memantau berbagai faktor di atas. Jika ingin lebih mudah, kamu bisa unduh aplikasi e-mas. Di aplikasi jual beli emas tersebut, ada Grafik Emas yang menunjukkan harga emas terkini. Melalui aplikasi tersebut juga kamu bisa melakukan jual beli emas secara online. Kamu bisa beli emas mulai dari Rp10.000,-an dan emas tersebut akan dititipkan pada aplikasi. Dengan begitu, kamu tidak perlu mengeluarkan dana tambahan untuk tempat penyimpanan. Emas yang dibeli juga bisa kamu jual kembali ataupun diambil secara fisik saat mencapai berat yang tersedia di pasaran. Jadi, kapan mau beli emas? [Baca: 3 Fitur Keamanan yang Bisa Kamu Manfaatkan di Aplikasi E-MAS ]

Download Aplikasi e-mas & Dapatkan Emas GRATIS Hingga 0,06 gram

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *